<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530</id><updated>2011-04-21T17:57:54.950-07:00</updated><category term='musim salju'/><title type='text'>sHorT stories cOmmunity</title><subtitle type='html'>Blog ini akan membahas segala hal tenTang dunia tulis meNulis.hehe..tapi berHubung aQyu juga pemula So, kamyu-kamyu ajarin aQyu ya....!!
maka dari tu Qta disini akAn saling berbagi</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-3223511088423831145</id><published>2008-12-15T20:23:00.000-08:00</published><updated>2008-12-15T20:42:00.145-08:00</updated><title type='text'>Boy From Orion</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;Dentuman meriam terdengar jelas memekakan telinga siapa saja yang mendengarnya. Debu-debu beterbangan seiring terdengarnya suara meriam. Semua orang berlari tak menentu arahnya. Bingung,panik,takut dan segala rasa berkecamuk dalam hati setiap orang yang ada di tempat itu. Darah-darah segar mengalir dari tubuh manusia-manusia yang tak bersalah tak terkecuali anak-anak dan wanita. Sedang mayat mereka ibarat sampah di TPA yang berserakan dan tak berarti semua ibarat limbah karena mayat-mayat itu tak lebih hanya di letakkan di pinggir jalan-jalan desa. Keadaan yang begitu tragis dengan bau anyir yang bisa tercium di sudut-sudut desa. Suara anak-anak menjerit karena melihat orang tua mereka terbunuh adalah sebuah suara yang tak asing bahkan bisa dibilang amat sering terdengar dan semua seakan tak peduli . Mereka terus membantai orang-orang pribumi yang tak bersalah itu. Dengan kedok sebagai Ratu adil mereka terus membabi buta memperlakukan rakyat pribumi ibarat makanan basi yang patut dibuang dan di lenyapkan. Jepang tlah berkuasa di negeri ini dengan berkedok sebagai saudara tua Indonesia, mereka seolah berhak menjajahah bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;“Dor….dor..DBRUMM..” terdengar suara senapan dan senjata api menggema di seluruh pelosok desa.&lt;br /&gt;Agitha melangkahkan kakinya di tengah-tengah mayat yang bergelimpangan di pinggir jalan.&lt;br /&gt;“Ups…dimana aku?” Tanya Agitha pada dirinya sendiri&lt;br /&gt;“Kenapa aku berada di tempat seperti ini?” tanyanya bingung&lt;br /&gt;“AWASSS…..!!!” teriak seorang cowok yang kemudian menarik lengannya dan mereka berdua jatuh tersungkur di semak-semak.&lt;br /&gt;Hampir saja sebuah peluru bersarang di jantung Agitha tapi untunglah ada cowok misterius yang tiba-tiba menolongnya&lt;br /&gt;“Makasih…” Ucap Agitha sambil berusaha untuk duduk&lt;br /&gt;“Sama-sama” Ucap cowok itu datar&lt;br /&gt;“Kita harus segera pergi..!!” kata cowok itu dengan penuh teka-teki&lt;br /&gt;“Pergi kemana??” Tanya Agitha bingung&lt;br /&gt;“Sudahlah ngga usah crewet” kata cowok itu dengan nada yang tinggi sehingga membuat Agitha tak berani untuk menolak atau sekedar bertanya lagi.&lt;br /&gt;Mereka berdua berjalan menyusuri daerah yang lebih mirip hutan tapi tak selebat hutan karena setiap 100 meter di temukan sebuah rumah penduduk namun Ups.. apa yang terjadi?? Seluruh desa seolah tenggelam dalam tidur panjangnya. Bayangkan saja sudah 2 km mereka berjalan tak satupun terdengar suara manusia atau bahkan sekedar suara hembusan nafas manusia ( ya…kecuali mereka berdua...hehe.)&lt;br /&gt;Kembali ke suasana desa yang lebih mirip kuburan. Agitha ingin menanyakan hal ini ke cowok yang ada di depannya tapi lagi-lagi nyalinya ciut sebelum bertanya bahkan ia tak tahu siapa nama cowok yang berjalan di depannya itu.&lt;br /&gt;“Husshh…”ucap cowok itu tiba-tiba dengan meletakkan jari telunjuknya di depan mulut.&lt;br /&gt;“Ada apa?”&lt;br /&gt;“Kita harus bersembunyi”&lt;br /&gt;“Bersembunyi?Kenapa?Apa salah kita”&lt;br /&gt;“Sudahlah ikuti saja perintahku kalo kau masih ingin hidup”kata cowok itu ketus&lt;br /&gt;“Iya…iya” ucap Agatha terpaksa karena dia juga bingung apa yang sebenarnya terjadi bahkan dia juga tak tahu kenapa tiba-tiba dia berada dalam kondisi yang genting ( ya…perang yang ngga dia tahu asal-usulnya ini). Mereka berdua bersembunyi di belakang sebuah pohon mangga kueni yang batangnya amat besar sehingga tentara Jepang yang sedang lewat tak melihat mereka. Setelah tentara Jepang itu pergi mereka berdua melanjutkan perjalanannya melewati sungai-sungai kecil dan semak belukar. Senja mulai tak bersahabat dan meninggalkan mereka, langit kini mulai gelap dan tibalah mereka di sebuah gudang penyimpanan beras yang berada jauh dari pemukiman penduduk dan lebih herannya lagi ternyata di tempat ini banyak orang-orang pribumi yang sedang bermalam,mungkin mereka mencoba untuk menyelamatkan diri di tempat ini dan mempersiapkan hari esok yang tak tentu.&lt;br /&gt;Di dalam sebuah gudang penyimpanan beras Agitha melihat banyak orang-orang pribumi yang menderita, banyak dari mereka yang kehilangan sanak saudara,harta benda dan segala hal yang mereka miliki bahkan ada salah satu dari mereka yng kehilangan kaki kanannya karena kejadian tadi siang. Agitha melihat cowok misterius yang sudah menolongnya tadi dan Wow…ternyata dari tadi siang tangan cowok itu terluka cukup parah sampai darahnya mengering tapi baru malam ini Agitha menyadarinya karena maklumlah daritadi siang kan mereka berdua tak berjalan berdampingan.&lt;br /&gt;“Tangan kamu terluka,boleh aku obati?”ucap Agitha hati-hati&lt;br /&gt;“Akh..udahlah ngga usah mengkhawatirkan aku”&lt;br /&gt;“Tapi….”&lt;br /&gt;“Tapi apa?”&lt;br /&gt;“Apa semua itu karena tadi siang kamu menyelamatkanku?”&lt;br /&gt;Cowok itu hanya diam dan membisu&lt;br /&gt;“Namaku Agitha”ucap Agitha sambil menyodorkan tangannya&lt;br /&gt;“Aku Kafka” ucap cowok itu pelan. Agita ngga menyangka cowok cool itu akan memperkenalkan dirinya juga.&lt;br /&gt;“Aku ingin mengobati lukamu sebagai tanda ucapan terima kasihku”&lt;br /&gt;Lagi-lagi cowok itu hanya diam dan membisu…..semenit…dua menit…tetap diam akhirnya Agitha memutuskan untuk mengambil obat luka di tasnya dan Ow…Ow.. dia baru sadar kalo dirinya memakai pakaian yang tak biasanya ia kenakan. Ya kira-kira model pakaian wanita zaman 1943….. yupz tentunya saat Indonesia di jajah Jepang gito deh….yah itupun karena dia ingat neneknya punya baju model kayak gini di lemari. Kemudian Agitha mengambil obat luka dan meneteskannya di tangan Kafka setelah itu membungkusnya dengan kain mitela. Satu lagi dia juga ngga tau kenapa tiba-tiba ia membawa tas yang berisi banyak perlengkapan P3K.&lt;br /&gt;“Makasih..”ucap Kafka&lt;br /&gt;Agitha hanya tersenyum dengan senyuman termanis yang pernah ia miliki.&lt;br /&gt;Hari mulai larut dan orang-orang di gudang beras itupun tertidur dan tak ada pilihan lain untuk Agitha karena ia juga harus tidur di tempat yang tak layak ini.&lt;br /&gt;Agitha masih memikirkan apa yang sebenarnya terjadi. Sebenarnya ia ingin menanyakan semua kebingungannya ini ke orang-orang di gudang beras itu tapi semua terlihat shock dan trauma ditambah lagi wajah mereka yang kusut dan letih, akhirnya Agitha memutuskan untuk tidur dan berharap tak lama lagi ia akan menemukan jawaban dari pertanyaannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;©©©©©©&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;Pagi yang cerah diiringi kicauan burung yang merdu membuat suasana desa terlihat begitu sejuk. Melihat hamparan rumput hijau seolah mengilangkan sebentar ketakutan yang melanda warga desa ini. Para gadis dan ibu-ibu memasak dengan peralatan seadanya dan dengan sisa bahan makanan yang seadanya,maklumlah namanya juga ngungsi mana ada yang enak. Agitha membuka matanya dan berjalan ke teras gudang penyimpanan beras tersebut.Wow, betapa malunya dia ketika melihat semua orang sudah bangun padahal mereka jauh lebih letih jika di bandingkan Agitha.&lt;br /&gt;Agitha melangkahkan kakinya menuju ibu-ibu yang sedang memasak dan ia juga berusaha membantu meski sebenarnya ia sama sekali tak bisa memasak&lt;br /&gt;Setelah sarapan Agitha berjalan menyusuri jalanan di belakang gudang itu dan ia menemukan sungai yang sangat jernih meski sungai itu besar tapi sungai itu sangat dangkal sehingga ikan-ikan yang berenang terlihat sangat jelas. Agitha duduk di salah satu batu besar di tengah sungai itu. Agitha berfikir tentang apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya.&lt;br /&gt;“Hai..”ucap Kafka tiba-tiba&lt;br /&gt;“Eh..kamu..” ucap Agitha kaget&lt;br /&gt;“Aku mau minta maaf karena kemarin aku jutek sama kamu”&lt;br /&gt;“Owh…ngga apapa koq lagian aku berhutang budi karena kamu sudah menyelamatkanku”&lt;br /&gt;“Kelihatannya kamu bingung, apa ada yang mau kamu tanyakan?”ucap Kafka ragu-ragu&lt;br /&gt;“Aku bingung deh dengan semua orang disini”&lt;br /&gt;“Kenapa?” tanya Kafka heran&lt;br /&gt;“Bayangkan saja Indonesia sudah merdeka sejak 63 tahun yang lalu tapi kenapa orang-orang disini masih sibuk berperang merebut kemerdekaan?”&lt;br /&gt;“Merdeka?kamu mimpi ya?”&lt;br /&gt;“Ngga”&lt;br /&gt;“Hallo…kita masih barada di bawah penjajahan jepang bagaimana kita bisa disebut merdeka?”&lt;br /&gt;“Hah…??” ucap Agitha bingung&lt;br /&gt;“Iya..kita harus memperjuangkan kemerdekaan negeri ini”Ucap Kafka menggebu-gebu&lt;br /&gt;Agitha tiba-tiba teringat pakaian yang ia kenakan adalah pakaian tahun 43 an.&lt;br /&gt;“Memangnya ini tahun berapa?”Tanya Agitha sedikit ragu karena ia tak bisa membayangkan jawabannya.&lt;br /&gt;“Seribu Sembilan ratus empat puluh tiga”&lt;br /&gt;“Hah..”tiba-tiba tenggorokan Agitha terasa kering. Ia ngga nyangka ternyata ini tahun 1943 pantas saja semua yang ada disini terasa asing baginya.&lt;br /&gt;“Agitha…kamu kenapa?”&lt;br /&gt;“Owh ngga koq” jawab agitha ngasal&lt;br /&gt;Gila aja tiba-tiba ia bisa berada di tahun 1943, gimana ceritanya nyoba? Waduh mana dia juga bingung apa yang harus ia lakukan karena semua yang ada disini sungguh tak ia pahami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;©©©©©©&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;Langit malam ini ibarat sebuah lukisan yang indah,banyak bintang-bintang membentuk sebuah rasi dan memiliki nama dan ceritanya masing-masing. Agitha duduk di teras gudang penyimpanan beras tersebut. Di teras tersebut ada kayu besar yang bisa ia duduki. Agitha melihat ke langit, dia sungguh mengagumi keindahan langit terutama langit malam karena langit malam ibarat lilin yang bersinar di kegelapan.&lt;br /&gt;“Kamu suka bintang?” Tanya Kafka yang muncul dari belakang.&lt;br /&gt;“Iya, kamu?” jawab Aghita sambil menoleh&lt;br /&gt;Kafka berjalan mendekati Agitha dan duduk di dekat cewek ini.&lt;br /&gt;“Aku juga suka ngelihat bintang”&lt;br /&gt;“Rasi bintang apa yang paling kamu suka?” tanya Agitha penasaran.&lt;br /&gt;“Rasi bintang Orion”&lt;br /&gt;“Kenapa?”Tanya Agitha&lt;br /&gt;“Karena Orion begitu gagah dan indah untuk dipandang”&lt;br /&gt;“Hanya karena itu?”&lt;br /&gt;“Jika melihat rasi bintang Orion aku sering teringat semua kenangan indah tentang keluargaku karena dulu setiap malam hari kami melihat rasi bintang Orion dari teras rumah”&lt;br /&gt;“By the way, kemana keluargamu?”Tanya Agitha hati-hati&lt;br /&gt;“Sudah meninggal, ayahku meninggal dibunuh tentara Jepang karena menolak kerja sama dengan mereka untuk memeras rakyat pribumi sedangkan ibuku meninggal karena stress terlalu memikirkan ayah ”&lt;br /&gt;“Kalo adikmu?”&lt;br /&gt;“Aku tak punya adik”&lt;br /&gt;Agitha mulai menyadari cowok di depannya bukanlah cowok biasa. Meski dengan pakaian kumalnya dia terlihat tampan dan sepertinya dia berasal dari keluarga kerajaan.&lt;br /&gt;“Kenapa Jepang ingin bekerjasama dengan ayahmu?”&lt;br /&gt;“Karena ayahku Raja di daerah ini”&lt;br /&gt;“Berarti kamu pangeran dong?”&lt;br /&gt;Kafka hanya menganggukkan kepalanya. Agitha merasa tebakannya benar pantas saja walau hanya di terangi dengan sinar bulan wajah pangeran Kafka yang ada di depannya telihat begitu menawan. Agitha sekarang benar-benar yakin bahwa dirinya berada di tahun 1943.&lt;br /&gt;“Aku benci dengan Jepang mereka menjajah Indonesia dengan kedok sebagai saudara tua Indonesia”&lt;br /&gt;“Iya Jepang menjajah Indonesia dengan menggunakan kedok sebagai Ratu Adil yang akan menyelamatkan Indonesia dari keterpurukan akibat penjajahan Belanda tapi nyatanya hanya NIHIL” ucap Agitha semangat&lt;br /&gt;“Aku akan mempertaruhkan seluruh jiwa,raga dan semua yang kumiliki untuk negeri ini.” kata Kafka dengan semangatnya yang membara&lt;br /&gt;Wow Nasionalisme nih cowok tinggi banget. Agitha ngga nyangka cowok yang awalnya jutek banget ternyata punya jiwa patriot yang tinggi. Diam-diam Agitha menaruh simpati dan kekaguman terhadap pangeran yang ada di depannya itu.&lt;br /&gt;“Eh, liat itu rasi bintang Orion”ucap Kafka tiba-tiba sambil menunjuk sebuah rasi bintang yang ada di langit.&lt;br /&gt;“Mana?” Tanya Agitha sambil mencari&lt;br /&gt;“Itu” sambil menunjuk ke rasi bintang Orion yang ada di langit.&lt;br /&gt;“Oh ya kamu benar, Orion yang terdiri dari lima bintang kan?”&lt;br /&gt;“Empat” ucap Kafka yakin&lt;br /&gt;“Lima” sambung Agitha&lt;br /&gt;“Empat”&lt;br /&gt;“Lima”&lt;br /&gt;“Empat”&lt;br /&gt;“Lima”&lt;br /&gt;“Ya udah, kamu hitung aja sekarang”&lt;br /&gt;“Satu…dua…tiga…empat…li…” Agitha menghitung bintang dan saat ia mau mengucapkan angka lima Oow…Oow.. Eitz, kemana perginya bintang yang kelima? Agitha penasaran dan mencari-cari dilangit tapi hasilnya nihil.&lt;br /&gt;“Tuh kan udah aku bilang kalo Orion itu terdiri dari empat bintang”&lt;br /&gt;“Hah koq bisa? Aku juga sering ngeliat rasi bintang Orion tapi jumlah bintangnya ada 5, apa mungkin itu bukan Orion?” kata Agitha yakin.&lt;br /&gt;“Ngga mungkin, aku yakin itu Orion karena Orion ada di langin sebelah barat apalagi pada bulan purnama seperti ini, Orion akan nampak jelas.” kata Kafka&lt;br /&gt;Agitha masih bertanya-tanya pada dirinya sendiri tapi apa mau dikata memang kenyataannya di langit malam ini Orion terdiri dari empat bintang. Dia jadi teringat salah satu mitos yunani.&lt;br /&gt;“Tapi apa mungkin ya?”&lt;br /&gt;“Mungkin apa?” Tanya Kafka heran&lt;br /&gt;“Aku pernah baca sebuah mitos yunani yang mengatakan bahwa salah satu bintang di rasi bintang Orion merupakan jelmaan dari seorang pahlawan laki-laki yang berjuang demi negaranya hingga waktunya habis untuk negaranya bahkan kekasihnyapun jarang ia perhatikan dan alasan mengapa bintang itu paling terang di rasi Orion karena konon setelah pahlawan itu meninggal pahlawan itu ingin terus bersinar terang untuk kekasihnya yang ada di bumi ini sebagai tanda cinta dan permintaan maafnya.”&lt;br /&gt;“Oya? Aku pengen jadi bintang itu deh” ucap Kafka ngasal&lt;br /&gt;“Apa??”&lt;br /&gt;“Hehe..ngga koq cuma bercanda”ucap Kafka sambil mengeluarkan senyum mautnya yang membuat Agitha serasa terbang ke awan .&lt;br /&gt;“Gokil neh cowok cakep banget” pikir Agitha dalam hati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;©©©©©©&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;Pagi ini suara meriam terdengar membahana di pelosok desa dan suara teriakan-teriakan manusia tak bersalah kembali terdengar di seluruh sudut desa.&lt;br /&gt;“MAJU!!!…..” terdengar suara cowok. Agitha membuka matanya dan wow dia baru sadar kalau di sini sedang ada peperangan.&lt;br /&gt;“Aduh gimana neh?” Tanya Agitha pada dirinya sendiri&lt;br /&gt;Peperangan antara Jepang melawan warga desa terus berlanjut dan banyak rakyat pribumi yang meninggal karena kebanyakan dari mereka hanya menggunakan bambu runcing. Tapi ada juga sih segelintir orang yang menggunakan senapan milik prajurit Jepang yang mereka rampas.&lt;br /&gt;Kafka berlari mendekati Agitha dan ia memberikan senapannya ke Agitha.&lt;br /&gt;“Loh kalau ini buat aku, kamu pakai apa?”&lt;br /&gt;“Sudahlah, aku bisa jaga diriku”ucap Kafka yakin kemudian ia berlari ke medan pertempuran.&lt;br /&gt;Agitha berusaha menggunakan senapan yang sebenarnya tak ia tahu bagaimana cara menggunakannya tapi akhirnya ia bisa juga menggunakannya setelah beberapa menit mengamatinya. Agitha berusaha melindungi dirinya dari Jepang hingga perang usai.&lt;br /&gt;Banyak orang yang meninggal karena peperangan ini dan prajurit Jepang yang tinggal segelintir orang melarikan diri. Ya kali ini warga desa berhasil mengusir Jepang dari desa ini. Tapi kemana Kafka? Agitha berusaha mencari Kafka dan akhirnya ketemu tapi…….hanya mayatnya. Tak terasa air mata Agitha mengalir deras betapa tidak orang yang dia suka sudah meninggalkannya sebelum ia sempat mengungkapkan perasaannya.&lt;br /&gt;Tiba-tiba Agitha melihat secarik kertas di saku baju kafka dan ia mengambilnya.&lt;br /&gt;Perlahan ia membuka surat itu dan mulai membacanya.&lt;br /&gt;Hai…Agitha,&lt;br /&gt;Aku mengenalmu tanpa syarat&lt;br /&gt;Aku bertemu denganmu tanpa syarat jua&lt;br /&gt;Aku menyukaimu tanpa syarat pula&lt;br /&gt;Dan asal kau tahu Aku mencintaimu tanpa syarat apapun juga&lt;br /&gt;Tanpa syarat apapun aku ingin selalu bersinar untukmu&lt;br /&gt;Karena aku ingin selalu jadi Orion di hatimu&lt;br /&gt;Dari : Boy from Orion&lt;br /&gt;Agitha melipat surat itu dan melihat wajah Kafka untuk yang terkhir kalinya.&lt;br /&gt;Tiba-tiba……..&lt;br /&gt;“AGITHA…… BA…NGUN…!!”teriak seorang cewek.&lt;br /&gt;Agitha membuka mata dan dilihatnya kak Vina dengan badan yang memasang kuda-kuda.&lt;br /&gt;“Bangun…!! hari ini kan di SMA kita ada upacara, aku ngga mau kalau kita dimarahin guru gara-gara telat” teriak kak Vina&lt;br /&gt;“Iya..iya.. ukh…berarti aku cuma mimpi deh” ucap Agitha lemas dan ia segera berjalan ke kamar mandi. Kak Vina yang ngga ngerti apa maksud adiknya itu hanya geleng-geleng kepala heran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;©©©©©©&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;Malam yang indah di terangi bintang-bintang namun kali ini suasana begitu sepi karena semua penghuni rumah sudah tertidur. Di teras lantai 2 Agitha melihat bintang di langit dan ia menemukan rasi bintang Orion dan dia mulai menghitungnya&lt;br /&gt;“Satu….dua….tiga…empat…”&lt;br /&gt;“Ups….lima??”ucap Agitha bingung&lt;br /&gt;“Koq lima?? apa mungkin bintang yang paling terang itu Kafka?”&lt;br /&gt;Kemudian Agitha merogoh saku baju tidurnya dan ia menemukan surat dari Kafka yang tlah ia baca di mimpinya.&lt;br /&gt;“Aku yakin bintang yang paling terang disana adalah kamu Kafka, kamu akan selalu bersinar untukku dan aku yakin suatu saat kita akan bertemu meski harus di Orion, bintang impian kita”ucap Agitha dan tak terasa air matanya mengalir membasahi pipinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-3223511088423831145?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/3223511088423831145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=3223511088423831145' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/3223511088423831145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/3223511088423831145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/12/boy-from-orion.html' title='Boy From Orion'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-6322980059172969273</id><published>2008-11-19T23:29:00.000-08:00</published><updated>2008-11-19T23:37:45.988-08:00</updated><title type='text'>Strawberry for Love part 4</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SSUSCqiCxXI/AAAAAAAAACw/QNw39Jr_6BI/s1600-h/goodman03_StrawberryShort.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 275px; height: 275px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SSUSCqiCxXI/AAAAAAAAACw/QNw39Jr_6BI/s320/goodman03_StrawberryShort.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270638775893149042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jam pulang sekolahpun tiba setelah memberikan puisi dari Abdi ke Shesil,Cinta melangkahkan kakinya menuju parkiran.Namun di Aula dia bertemu dengan Verdy dan Verdy mengajaknya ke taman dekat sekolah.Cinta mengikuti Verdy dari belakang karena dia penasaran apa hal penting yang ingin di katakan oleh Verdy.Mereka berdua duduk di bawah sebuah pohon yang oleh anak-anak SMA Persada biasa di sebut pohon cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cin aku mau ngomong sesuatu.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apa?”Tanya Cinta penasaran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku udah terima puisi dari kamu.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apa?Puisi?”ucap Cinta bingung karna seingat dia,dia tak pernah membuat puisi untuk Verdy&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ngga usah malu,aku udah tau kok.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tau apa kak?”Tanya cinta pada Verdy&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tau kalo perasaan kita sama.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perasaan?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cinta aku udah lama sayang ama kamu,mau ngga kamu jadi pacarku?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hah??”Ucap Cinta bengong karna dia bener-bener ngga nyangka bahwa kejadian ini bakal terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jawab Cin,apa kamu mau jadi pacarku?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kak Verdy emang baik&amp;amp;punya sgalanya tapi di hatiku udah terukir nama cowok lain meski cowok itu tak mencintaiku tapi aku bener-bener tulus mencintainya.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Truz kenapa kamu kirim puisi ini untukku?”Tanya Verdy sambil menyodorkan puisi dari Cinta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Loh,kenapa puisi itu ada di kakak?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Puisi ini aku temuin di laci mejaku”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebenarnya puisi itu buat kak Abdi,aku salah naruh di laci kak Verdy”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Abdi??”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Iya,sebenarnya cowok yang aku suka adalah kak Abdi”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apa??”Tanya Verdy kaget kemudian Cinta menceritakan masalahnya kepada Verdy tentang Abdi dari A sampai Z termasuk masalah Shesil yang juga suka sama Abdi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gitu kak ceritanya,maaf kak aku ngga bermaksud nyakitin kak Verdy”Ucap Cinta usai menceritakan masalahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ngga apa-apa kok lagian bukannya Cinta itu ngga harus memiliki?tapi kita tetap teman kan?”Tanya Verdy&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tentu”jawab Cinta singkat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; 6 bulan sudah Cinta menjadi sahabat Verdy dan menjadi &lt;i&gt;secret admirer&lt;/i&gt; Abdi.Dan kini &lt;i&gt;MP&lt;/i&gt; alias malam perpisahan untuk kelas 3 tinggal beberapa hari lagi.Cinta dan Shesil sibuk mempersiapkan gaun yang akan mereka pakai di malam special itu.Namun ada satu hal yang mengganjal,Cinta kehilangan buku Diary nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dia tlah mencarinya ke semua tempat yang biasa di kunjungi dari sekolah,perpustakaan daerah dan masih banyak lagi namun tak kunjung ia temukan akhirnya dia sudah pasrah dan merelakan buku harian itu hilang.Sekarang yang ada diotaknya adalah &lt;i&gt;MP&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Malam Perpisahan yang ditunggu pun tiba Cinta memakai gaun putih dan Shesil memakai gaun biru.Di dalam gedung Cinta bertemu dengan Verdy yang memakai kemeja biru mirip dengan warna gaun Shesil.Cinta mencoba mencari sosok Abdi namun tak dia temukan.Acara pun berlangsung satu persatu sampai akhirnya sampailah di acara makan-makan.Tiba-tiba di panggung tlah berdiri seorang cowok memakai kemeja dan celana putih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mohon perhatiannya sebentar”Ucap cowok itu dan mampu menyedot perhatian semua orang yang ada di ruangan ini termasuk Cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Abdi”Ucap Cinta pelan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di sini saya ingin membacakan sebuah puisi untuk seorang cewek yang selama ini diam-diam saya suka”Ucap Abdi membuat seisi gedung penasaran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;‘&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Paling juga buat Shesil’pikir Cinta dalam hati&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Abdi mulai berbicara dan ia memdeklamasikan puisinya tanpa text.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Strawberry for Love&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Rintik hujan basahi dedaunan kering&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Rumput-rumput bersorak riang menyambut gerimis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bunga-bunga mulai mekar dan mewangi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dan bunga Strawberry pun mulai tumbuh menjadi buah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Merah muda tampak hiasi warna kulitnya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Perlahan namun kian pasti berubah warna menjadi merah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Merah berarti berani&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Dan membuat semua orang yang melihatnya berani tuk ungkap cinta yang mereka rasa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kasih…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kan ku kejar cintamu sampai ku dapat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dan kan ku pesembahkan Strawberry ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebagai tanda cintaku padamu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Kasih…….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Ku sangat mencintaimu melebihi nyawaku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Cintaku setulus mawar putih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Dan semerah buah strawberry ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Demikian puisi dari saya untuk cewek yang aku anggap soulmateku dia adalah….”Ucap Abdi tak lengkap membuat semua cewek SMA PERSADA bertanya-tanya siapakah cewek yang beruntung itu?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dan cewek itu adalah Cinta,Cinta tolong naik ke panggung sekarang juga”Ucap Abdi melanjutkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cinta yang mendengar namanya di sebut segera berjalan menaiki panggung&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kamu tahu Strawberry for love itu artinya apa?”Tanya Abdi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Strawberry untuk Cinta.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dan Cintaku adalah kamu.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tapi bagaimana dengan Shesil?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Shesil?”Tanya Abdi sambil tersenyum&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemudian Shesil dan Verdy maju ke panggung&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku udah tau semuanya dari buku harian kamu lagian sekarang aku udah punya Verdy orang yang ternyata selama ini aku suka bukan Kak Abdi.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalian udah jadian?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Udah.”jawab Verdy singkat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Truz puisi dari kak Abdi itu?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Itu puisi buat kamu Cinta bukan buat aku kamu aja yang salah denger”jawab Shesil meyakinkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Owh…He..he..”Cinta amat lega mendengar penjelasan dari Shesil&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Truz sekarang kamu mau ngga nerima buah Strawberry dan kalung liontin Strawberry ini?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalungnya mau tapi buahnya ngga”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kenapa?berarti kamu cuma memberikan setengah ruang di hatimu untukku?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Abiz ngasihnya cuma satu buah coba kalau sekilo pasti aku terima deh Hhe…”Ucap Cinta ngasal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dasar cewek aneh”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemudian Abdi memakaikan kalung berliontinkan strawberry yang diapit oleh huruf A dan S ke leher Cinta diikuti gemuruh tepuk tangan dari semua orang yang ada di gedung itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;THE END&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-6322980059172969273?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/6322980059172969273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=6322980059172969273' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/6322980059172969273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/6322980059172969273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/11/jam-pulang-sekolahpun-tiba-setelah.html' title='Strawberry for Love part 4'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SSUSCqiCxXI/AAAAAAAAACw/QNw39Jr_6BI/s72-c/goodman03_StrawberryShort.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-521336775686170624</id><published>2008-11-19T23:24:00.000-08:00</published><updated>2008-11-19T23:29:23.689-08:00</updated><title type='text'>Strawberry for Love part 3</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SSURGj0iNoI/AAAAAAAAACo/TYmgZlBdeEA/s1600-h/goodman03_StrawberryShort.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 275px; height: 275px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SSURGj0iNoI/AAAAAAAAACo/TYmgZlBdeEA/s320/goodman03_StrawberryShort.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270637743299507842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Suasana kelas XI IPA 3 terlihat ricuh dan sangat gaduh.Jam pertama dan jam kedua kosong karna guru yang seharusnya mengajar pergi keluar kota dan guru itu lupa meninggalkan tugas untuk anak didiknya itu.Tapi tak jadi masalah karna bukan anak IPA 3 namanya kalau ngga bahagia di tinggal guru.Shesil yang duduk sebangku dengan Cinta mulai membuka pembicaraan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cin,kamu tau ngga sih?”Tanya Shesil&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Tau apa?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kenapa selama kita di sekolah ini kita ngga pernah liat kak Abdi jalan sama cewek?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ya jelaslah coz dia belum punya pacar”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Yupz,bener banget truz kamu tau ngga alasan utama kenapa dia ngga mau nyari pacar?padahal apa yang di cari cewek itu semua ada di diri dia.” &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Masih pengen konsen ma sekolah kale”jawab Cinta ngasal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Salah”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Truz apa alasannya?”Tanya cinta penasaran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Karena kak Abdi belom bisa ngelupain cinta pertamanya yangs sekarang uadah meninggal’&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Udah meninggal?”Tanya Cinta kaget&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Yupz,dulu waktu kita masih kelas 3 SMP kak Abdi kan udah kelas 1 SMA lah dia itu jadian ama Monica,kata kak Doni sih Monica itu cewek paling popular di sekolah ini dan mereka itu pasangan yang paling serasi di sekolah ini bahkan mereka sempet di nobatin jadi &lt;i&gt;The King and The Queen &lt;/i&gt;Tapi sayangnya pas Ultah Kak Abdi yang ke tujuh belas tepatnya waktu kita baru masuk kelas satu Monica meninggal karna kecelakaan Mobil”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Loh kok bisa?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kata kak Dino sih waktu itu Monica lupa bawa kado truz dia mutusin untuk balik ke rumah buat ngambil kadonya tapi di tengah jalan mobilnya tabrakan ama truck”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Tunggu dulu,oh Monica itu cewek yang di umumkan tlah meninggal dan waktu kita masih MOS fotonya dipajang di mading itu kan?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Bener banget,itu mengapa aku pengen banget jadi pengganti Monica di hati kak Abdi”Ucap Shesil yang membuat Cinta jadi jealous.’Andai kau tau Shesil bahwa aku juga mencintai kak Abdi tapi aku tak ingin menyakiti perasaanmu karna bagiku persahabatan kita lebih penting dan biarlah aku yang mengalah’pikirnya dalam hati&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hey..ngelamun aja”Ucap Shesil membuyarkan lamunan Cinta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ngga kok,aku cuma terharu”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Menurut kamu aku pantes ngga jadi pacar kak Abdi?”Tanya Shesil&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Pantes kok”Jawab Cinta singkat namun hatinya benar-benar sakit. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Oh…Kak Abdi I Love U”Ucap Shesil yang membuat Cinta semakin dilanda api cemburu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Namun Cinta tetap berusaha menunjukkan bahwa dia mendukung cinta antara Shesil dan kak Abdi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Siang ini mentari tak bersahabat,dia bersinar begitu terang dan sinarnya itu membuat suhu bumi semakin naik.Siswa-siswi SMA PERSADA merasa kepanasan.Kebetulan ini jam terakhir,jam yang paling di benci anak-anak SMA PERSADA udah ngantuk,ngebosenin apalagi di kelas X1 IPA 3 sedang berlangsung pelajaran matematika.Sumpe deh,pelajaran ini amat dibenci ama anak-anak IPA 3 bukan karna pelajarannya yang susah tapi karna pak Niko si guru super nyebelin dan ngantukin banget uadah gitu pak Niko cuma bisa ngebuat orang yang ndengerin dia ngomong serasa ingin tidur.Bel pulangpun akhirnya berdentang,bel penyelamat yang amat di tunggu-tunggu anak IPA 3,bel pulang bagaikan malaikat yang menolong mereka di saat mereka kesusahan.Pak Niko keluar dari kelas IPA 3 dan semua anak satu per satu meninggalkan kelas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cin,kamu bawa mobil ngga?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ngga.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Truz kamu pulang bareng siapa?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Bareng cowok.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Siapa?ih kamu jahat banget sih punya cowok ngga cerita-cerita”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Maksudku aku pulang naek bus kota truz kan supirnya cowok he…hee…”Jawabnya santai&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Oh…kirain,kenapa kamu ngga pulang bareng aku aja?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ngga deh makasih, aku ngga mau ngerepotin siapapun.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kenapa kamu ngga bawa mobil aja?emang mobil kamu kemana?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Aku ingin hidup sederhana,mobilku ada di rumah kok”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kamu hebat Cin,padahal Ortu kamu kan tajir truz kamu anak tunggal lagi”ucap Shesil sambil menepuk bahu Cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Aku duluan ya Cin Bye_”kata Shesil kemudian ia berlari menuju mobil kakaknya yang sudah ada di depannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Cinta berjalan melewati parkiran mobil dan berjalan menuju halte bus di depan sekolah.Motor Tiger Abdi berjalan melewati Cinta yang sedang menunggu bus seorang diri,Abdi memutar haluan motornya dan berbalik kearah Cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hai Cin,lagi ngapain?”Tanya Abdi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Lagi nunggu bus kak”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Emang mobil kamu kemana?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Di rumah kak”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kenapa ngga dibawa?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Aku pengin naik bus kota coz lebih merakyat”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dasar cewek aneh”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Apa kak?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ngga kok bukan apa-apa.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Pulang bareng aku aja yuk lagian rumah kita kan sejalan”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ngga usah kak,aku ngga mau ngerepotin kakak”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ngga kok aku ngga ngerasa di repotin,lagian kamu mau nunggu bus kota sampai kapan?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sampai dapat”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Emang kamu ngga tau kalo supir bus kota lagi demo hari ini?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Masa sih?tau dari mana?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dari koran hari ini,gimana?pulang bareng aku aja yuk..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Tapi…”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kenapa?takut cowok ketauan cowok kamu?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Bukan,lagian aku belom punya cowok”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Truz…?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ya udah deh”Jawab Cinta kemudian ia naik ke motor Abdi.Hati kecilnya bahagia karna dia bisa deket-deket ama Abdi namun ada rasa bersalah yang mengganjal di hatinya dia merasa bahwa dirinya tlah menghianati Shesil tapi apa boleh di kata ia tak sanggup menahan rasa cinta yang selama ini terpendam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Jalanan begitu ramai suasana kota yang biasanya terasa menyebalkan bagi Cinta kini terasa indah dan sejuk padahal siang ini panas sekali namun semua itu tak terasa karna dia sedang dibonceng Abdi.Bener kata pepatah yang mengatakan bahwa &lt;i&gt;Cinta bisa membuat sgalanya menjadi mungkin&lt;/i&gt; ya kaya suasana siang ini yang panas eh malah menurut Cinta siang ini begitu sejuk.Dasar orang lagi jatuh cinta emang yang kelihat yang indah-indah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cin,kamu sebangku ama siapa?”Tanya Abdi dari balik helmnya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sebangku ama Shesil,emang kenapa sih kak?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ngga aku cuma nanya”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Owh..”jawab Cinta datar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Mereka berdua larut dalam pikirannya masing-masing sampai akhirnya Abdi berusaha mencairkan suasana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Eh by the way Shesil itu orangnya kayak gimana sih?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hah”ucap Cinta heran,dia mulai menduga bahwa Abdi mengajaknya pulang bareng cuma buat nanyain informasi tentang Shesil,dia mulai merasa bahwa dirinya hanyalah penghalang cinta antara Shesil dan kak Abdi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hey kenapa diam?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Oh ya…Shesil itu orangnya baik,pinter,cantik,ramah dan banyak lagi deh kalo pengen tau lebih detail tanya kak Dino aja dia kan kakak Shesil.”jawab Cinta gugup&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Bener juga ya..he..he..he..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Akhirnya mereka tlah sampai di depan rumah Cinta dan Cinta segera turun dari motor Abdi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Makasih ya kak”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sama-sama”Ucap Abdi lagi-lagi dengan senyum mautnya yang membuat Cinta terbang ke  dunia khayalan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cin ini puisi buat kamu,oh ya titip salam buat Shesil ya…!”Ucap Abdi sambil menyodorkan kertas dari tasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Oh ya pasti..’Sambil menerima kertas dari Abdi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Abdi melajukan motornya dan meninggalkan Cinta yang pikirannya masih di dunia khayalan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cinta terbangun dari khayalannya dan dia bingung tadi Abdi ngomong apa coz dari tadi dia cuma mandangin wajah Abdi.Yah mungkin untuk yang terakhir kalinya sebelum Abdi jadian dengan Shesil pikirnya.Cinta berusaha keras memutar otaknya tuk mereply kata-kata Abdi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yah aku ingat tadi kak Abdi bilang Cin ini aku titip puisi ke kamu untuk Shesil”Ucap Cinta padahal sebenarnya Abdi berkata sebaliknya bahwa puisi itu untuk Cinta dan Abdi hanya titip salam untuk Shesil,tapi dasarnya Cinta aja yang kurang teliti akhirnya dia terus beranggapan bahwa puisi itu buat Shesil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Malam yang hening ditemani bintang –bintang.Cinta yang tlah selesai mengerjakan PR nya tiba-tiba teringat dengan puisi dari Abdi untuk Shesil yang dititipkan kepadanya.Dia membuka lipatan kertas itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-size:180%;" &gt;Kehadiranmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify" lang=""&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ketika Embun menetes dari ujung daun&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Saat itu debu terbangkan noda-noda kehidupan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ku langkahkan kaki kecilku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Tuk lewati bukit yang mendaki&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Serpihan hati ini kini tlah menyatu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Dan Mencoba tuk kembali mengukir sebuah nama&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Meski bukan tuk yang pertama&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Namun hati ini tlah ikut bersamamu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Entah apa alur yang ku ikuti&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sejanak ku meratapi masa lalu yang kusam&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dan kini semua tlah berubah karena kehadiranmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Kehadiranmu membawaku seolah terbang bersama anganku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Dan Jeratan cintamu membuatku terperangkap&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Perlahan namun pasti&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Ku kan coba tuk menerima kehadiranmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;        By_Abdi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Cinta menutup lembaran kertas itu dan sekarang dia benar-benar yakin bahwa Abdi sangat mencintai Shesil.Cinta memutuskan untuk menghindari Abdi sementara waktu karna dia merasa bahwa dirinya bagaikan benalu diantara Abdi dan Shesil namun sebelum itu Cinta ingin mengungkapkan apa yang dia rasa kepada Abdi karna Abdi adalah cinta pertamanya.Pepatah bilang bahwa ‘&lt;i&gt;Cinta harus di ungkapkan meskipun hasilnya tak sesuai yang kita inginkan daripada kita menyesal di kemudian hari&lt;/i&gt;’.Cinta amat percaya dengan pepatah-pepatah kuno,dia cuma ingin Abdi tahu bahwa di ujung dunia ini ada seorang cewek yang sangat mencintai Abdi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yaitu dirinya meskipun Cinta tau bahwa yang di cintai Abdi adalah Shesil bukan dirinya namun Cinta bukan tipe cewek agressif &lt;i&gt;So,&lt;/i&gt;dia berusaha mencari solusi sampai akhirnya ia memutuskan untuk mengungkapkannya dengan sebuah puisi.Cinta mengambil secarik kertas bergambar Strawberry dari laci meja belajarnya.Kemudian ia mencoba merangkai kata demi kata hingga terbentuk puisi yang indah namun tak jarang dia merasa puisinya kurang mewakili perasaannya kemudian dia membuat kertas itu menjadi sebuah gumpalan kemudian membuangnya di tempat sampah yang ada di samping meja belajarnya kemudian ia mengambil secarik kertas bermotif sama seperti kertas sebelumnya.Begitu seterusnya sampai kertas ke tujuh barulah dia merasa bahwa puisinya tlah mampu mewakili perasaannya.Cinta mencoba membaca puisi yang di buatnya serambi menghayatinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Pagi yang dingin,jam dinding masih menunjukkan pukul 06.00 tapi Cinta tlah memakai seragam OSISnya dan bergegas meninggalkan rumah menuju sekolah.Tak seperti biasa hari ini Cinta berangkat tidak dengan bus kota tapi membawa mobil Mercy nya sesampainya di sekolah Cinta memarkir mobilnya di tempat parkir.Suasana tempat parkir masih sepi dan dia segera bergegas memasuki sekolah kemudian dia berjalan melewati kelas-kelas dan sampai akhirnya tiba di depan kelas XII IPA 1.Cinta memasuki ruang tersebut dan dengan segera mengeluarkan secarik puisinya.Ia berjalan menuju bangku nomer dua paling belakang tapi dia bingung kak Abdi duduknya sebelah kiri ato kanan? Akhirnya setelah lama berfikir dia memutuskan untuk meletakkan secarik puisinya di laci bangku yang kanan karna dia beranggapan bahwa orang baik itu pasti duduknya di sebelah kanan,Yupz kayak kata orang jawa zaman dulu kalo kanan itu lebih baik daripada kiri.Setelah menaruh kertas itu cinta kembali ke kelasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Beberapa menit kemudian Verdy memasuki kelasnya dan duduk di bangkunya.Kemudian ia segera mengeluarkan buku catatannya untuk mengulang materi yang di pelajarinya tadi malam.Ia meletakkan tasnya di laci namun ada sesuatu yang mengganjal.Kemudian ia melihat sesuatu itu yang ternyata adalah sebuah kertas berisi puisi.Verdy membaca puisi itu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Pangeranku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Saat angin bertiup pelan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Deburan ombak terlihat menawan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Saat itu ku tersadar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Bahwa ku tlah menemukanmu &lt;i&gt;Pangeranku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Pangeranku……….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Ku tak tahu entah apa rasa yang bersarang di hatiku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Apakah itu Cinta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Atau hanya sebuah kekaguman&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Namun satu hal yang harus kau tau&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Aku begitu menyayangimu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Meski ketakutan terus menghantuiku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Tapi ku hanya ingin kau tau bahwa di Ujung dunia ini ada seseorang yang mencintaimu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dan kan slalu menunggumu disini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;  By_Cinta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt; Verdy sangat bahagia ketika tau bahwa sang pengirim puisi adalah Cinta,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;cewek yang slama ini diam-diam dia suka padahal sebenarnya puisi itu di kirim Cinta untuk Abdi tapi Cinta salah menaruhnya di laci meja Verdy karna sebenarnya kursi Abdi di sebelah kiri sedang di sebelah kanan itu kursi Verdy.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Bersambung.....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-521336775686170624?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/521336775686170624/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=521336775686170624' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/521336775686170624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/521336775686170624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/11/strawberry-for-love-part-3.html' title='Strawberry for Love part 3'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SSURGj0iNoI/AAAAAAAAACo/TYmgZlBdeEA/s72-c/goodman03_StrawberryShort.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-6849755449195392006</id><published>2008-11-19T23:17:00.000-08:00</published><updated>2008-11-19T23:24:05.853-08:00</updated><title type='text'>Strawberry for Love part 2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SSUPfFoxvvI/AAAAAAAAACg/-Y4DKYAheRs/s1600-h/goodman03_StrawberryShort.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 275px; height: 275px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SSUPfFoxvvI/AAAAAAAAACg/-Y4DKYAheRs/s320/goodman03_StrawberryShort.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270635965670604530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;   &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pagi yang cerah seluruh siswa SMA Persada melakukan uapacara bendera di lapangan sekolah namun pagi ini tak seperti pagi-pagi biasanya.Jam masih menunjukkan pukul 08.00 tapi Mentari seolah marah dan bersinar sangat terang sehingga bikin suhu di bumi ini tambah naik.Cinta yang kebagian tugas ngibarin bendera tlah berhasil mengibarkan sang saka merah putih tuk berkibar diatas tiang bendera.Upacara pun selesai cinta berjalan oleng menuju kelas untuk mengambil baju OSISnya kemudian menuju ruang ganti untuk mengganti pakaian petugas upacara dengan pakaian OSIS.Semua anak masuk ke ruang kelas kecuali Cinta,Ia masih berada di ruang ganti,setelah selesai ia keluar namun badannya terasa berat dan akhirnya ia tak sadarkan diri.Abdi yang kebetulan lewat langsung mengangkat tubuh Cinta sendiri karena kalo minta bantuan anak-anak PMR ngga enak coz mereka udah pada masuk ke kelas masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Abdi segera membawa Cinta ke ruang UKS dan memanggil Shesil di kelasnya.Beberapa saat Cinta sadarkan diri.Dia melihat Abdi dan Shesil sedang mencemaskannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cin,kamu ngga apa-apa kan?tanya Shesil khawatir&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;‘&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jangan khawatir aku ngga apa-apa”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Truz kenapa kamu pingsan?”Tanya Abdi lebih khawatir&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku belum sarapan”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lain kali kalau mau upacara sarapan dulu! Aku tinggal dulu ya”Ucap Abdi kemudian berjalan keluar UKS.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cin,kak abdi itu baik banget ya?”kata Shesil memuji&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Iya emang”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku tambah sayang ama dia”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apa?”Tanya Cinta kaget&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;He..he..he.. jangan bilang kak Abdi yach…”Pinta Shesil memohon&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ya…”jawab Cinta lesu.Hatinya bagai tersayat-sayat setelah tau bahwa cowok yang selama ini dia puja ternyata juga disukai sahabatnya sendiri,Cinta bingung harus berbuat apa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;                    &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Malam ini seperti biasa Cinta hanya berdiam di kamarnya meskipun ortunya ada di rumah padahal biasanya kalo ortunya di rumah dia sok manja-manjaan geto wajar juga sih coz dia kan anak tunggal namun malam ini dia hanya terdiam di depan komputer ber chasing gambar Strawberry yang ada di kamarnya,seluruh penghuni rumah tlah tertidur namun Cinta tetap terjaga,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dia membuka pintu teras atas yang tepat ada didepan kamarnya.Dari lantai dua ini dia bisa melihat jalanan yang ada dirumahnya.Cinta terus memutar otaknya untuk mendapatkan solusi dari masalahnya.’Tuhan kenapa sih di saat ku menemukan orang yang aku cinta engkau malah menghadirkan orang lain?apa salahku?’tanya cinta lirih karna ia tak mau membuat heboh seisi rumah.Kemudian ia mengambil boneka Teddy Bear di kamarnya dan membawa ke teras”Teddy,aku harus pilih siapa?Shesil ato Abdi?Siapa yang harus aku pilih sahabat ato cintaku?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tapi aku juga tak tau apakah Abdi mencintaku?ato dia malah mencintai Shesil?kalo emang dia mencinta Shesil berarti aku hanyalah penghalang Cinta mereka”Tanya Cinta pada boneka Teddy Bear nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setelah menumpahkan kekesalan akhirnya dia tak sanggup lagi membendung air matanya dan kini linangan air mata itu membasahi wajah imutnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hp Cinta berdering dengan nada lagu My Lecon nya.Dia mengambil Hp yang berchasing gambar strawberry itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hallo..”Masih dengan nada sesenggukan karna habiz nangis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ya..halo,Cin kamu habis nangis ya?”Tanya orang di sebrang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ngga kok,oh ya ini siapa?”kata Cinta menyanggah &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Abdi”jawab orang di sebrang itu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;JDERRDRHG…jantung Cinta mulai berdegup kencang kembali.Cinta heran kenapa setiap dia denger nama Abdi ato ngobrol ama Abdi pasti jantungnya berdetak lebih kencang dari biasanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oh kak Abdi,ada apa kak malem-malem telfon?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ngga ada yang apa-apa kok,ku cuma mau bilang besok kamu diminta ngumpulin puisi kamu buat majalah sekolah kita”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Siap,tapi temanya apa?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cinta”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Beres”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ya udah besok senin ku tunggu di kelasku Bye_”Ucap Abdi menutup pembicaraan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;                    &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cinta dan Abdi emang sering banget ketemu ya mungkin karna mereka sama-sama jadi redaksi Persada Magazine yang merupakan majalah bulanan sekolah mereka tapi majalah ini lebih sering disebut ‘PM’.Karna &lt;i&gt;PM &lt;/i&gt;juga Cinta bisa kenal Abdi meskipun Abdi baru kenal Cinta saat hari Ultah Cinta dan ketika Cinta kehujanan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;                    &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kicauan burung terdengar merdu,langitpun cerah dan terlihat begitu indah,dikanan kiri Cinta melihat kelinci yang keluar dari semak-samak.Pagi ini Cinta memutuskan untuk lari pagi di taman dekat kompleks rumahnya.Dia melihat banyak anak kecil yang sedang bermain-main,anak-anak muda seusianya yang olah raga sambil pacaran,kupu-kupu yang sedang berterbangan dan masih banyak lagi.Cinta sangat menikmati suasana pagi ini dan tanpa ia sadari ada batu seukuran kepalanya yang ada tepat di depan kakinya.Suddenly,dia tersandung dan kakinya terkilir.Cinta mengeram kesakitan dan dari arah belakang muncullah Verdy si anak IPA 1 itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kamu kenapa Cin?sakit ya?”Tanya Verdy cemas&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tadi kesandung batu kak”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Boleh aku liat?”Tanya Verdy&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cinta meluruskan kakinya,dengan sigap Verdy memijat kaki Cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gimana udah enakan?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Wow,it’s Miracle thanks ya…”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sama-sama”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kamu sendirian?”Tanya Verdy penasaran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Iya kak”jawab Cinta Singkat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Panggil aja aku Verdy ga usah pake kak”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oh iya Ver”kata Cinta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Emang kemana cowok kamu?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cowok yang mana kak?eh maksud aku cowok yang mana Verdy?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalau kamu ngga nyaman panggil namaku langsung panggil kakak juga ngga papa deh”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ya udah aku panggil kak Verdy aja”Jawab Cinta sambil berdiri&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mereka berdua berjalan menyusuri taman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oh ya kak tadi cowok yang mana?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cowok kamu?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku belum punya pacar”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yang bener?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Iya,emang kenapa?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yes”Tanpa sadar Verdy melonjak girang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apa?”Tanya Cinta penasaran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ngga,aku cuma ikut seneng liat anak kecil itu bisa masukin bola ke gawang(sambil menunjuk anak kecil yang sedang bermain bola).” Hampir aja Verdy ketauan kalo dia seneng bukan karna anak itu tapi karna tahu bahwa Cinta belom punya cowok.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kita duduk disana yuk Cin”Ucapnya sambil menunjuk sebuah kursi panjang di tengah taman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Boleh”Cinta mengikuti Verdy yang berjalan menuju kursi panjang itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Emang kamu suka banget sama strawberry?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Iya,kak Verdy tau dari mana?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dari Shesil”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Owh..”jawab Cinta datar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kenapa kamu suka ama strawberry”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Karena strawberry itu nggambarin sebagian besar hidupku yang penuh warna.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;What??”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kenapa kak?apa aku salah ngomong?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ngga kok,cuma kamu ngingetin aku ama seseorang”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Siapa”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ratu kecilku yang cantik”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;The Queen masa kecil?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yupz”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Siapa namanya?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ngga tau,tapi dia ngasih aku kalung dengan liontin strawberry”Ucap Verdy sambil mengeluarkan kalung dari saku celanaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Loh itu kan kalungku yang aku berikan ke cowok yang pernah nolongin aku pas aku mau jatuh ke jurang.”Ucap Cinta heran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;What?”Tanya Verdy ngga kalah heran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Coba deh buka liontin strawberry itu kalau ada tulisan &lt;i&gt;CINTA &lt;/i&gt;berarti itu benar kalung dari aku.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Verdy segera membuka liontin berbentuk strawberry yang berwarna Pink itu dan benar disitu ada tulisan &lt;i&gt;CINTA&lt;/i&gt; yang selama ini belom pernah dia baca coz dia belom pernah ngebuka liontin berbentuk strawberry itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Berarti kamu ratu kecilku?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kamu pangeran masa kecilku?”Tanya Cinta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yupz”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Cinta sangat bahagia tlah menemukan pangeran kecilnya tapi sayang di hatinya tlah terukir nama Abdi dan ruang di hatinya tlah penuh dengan Abdi sehingga tak mampu tuk terima cowok lain sebagai penghuni hatinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Senin yang cerah setelah upacara yang amat melelahkan itu selesai Cinta dan Shesil kembali ke kelas.Cinta mengambil puisi yang di buatnya sepenuh hati tadi malem,segera dia beranjak dari tempat duduknya dan pergi ke kelas X1 IPA 1 tanpa memberitahu Shesil karna kalau ada Shesil pasti Cinta bisa mati karna cemburu.Di depan XII IPA 1 Cinta mencoba mencari sosok yang di pujanya.&lt;i&gt;Guess who is that?&lt;/i&gt;Yupz,siapa lagi kalo bukan Pangeran Abdi Oopz salah yang bener kak Abdi yang cute banget itu loh…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kak”teriak Cinta ke seorang cowok&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hai”teriak Abdi kemudian mendekatinya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nih kak puisinya udah jadi”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oh…thanks ya..”jawaban yang singkat namun terdengar ramah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ya udah kak Abdi,Cinta kembali ke kelas dulu”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hati-hati ya…&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Abdi melihat kertas yang di berikan Cinta kepadanya dan kini ia mulai membacanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;Saat Ku Jatuh Cinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saat Merpati terbang bersama putihnya awan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mentari mulai merajut benang-benag kehidupan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dedaunan menari-nari&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ikut larut dalam kebahagiaanku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Kelinci-kelinci bermain ditaman&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Seolah ikut merasakan apa yang ku rasa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Ku melonjak girang saat ku tahu bahwa ku tlah jatuh cinta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Seperti mawar yang tlah bertemu lebah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mawar putih yang harum dan bersih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gambarkan semua yang kurasa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keindahanmu lukiskan sebuah kesetian&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kesetiaan yang Abadi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Tatkala sinar mentari hiasi hidupku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Ku teringat engkau yang slalu mewarnai hari dan mimpi-mimpiku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Engkau yang ku cintai&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Namun ku tak tau bagaimana dengan dirimu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Abdi membawa kertas itu ke bangkunya yang kebetulan ada Verdy disitu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tadi Cinta kesini ngapain?”Tanya Verdy penasaran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ngumpulin puisi nih buat &lt;i&gt;PM&lt;/i&gt;”jawab Abdi singkat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Owh…boleh liat?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Neh..”Ucap Abdi sambil menyodorkan puisi yang di pegangya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ih..gila ternyata Cinta jago bikin puisi juga ya?”Ucapnya sambil berdecak kagum&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Emang dari dulu kale”kata abdi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pasti puisi ini sumber inspirasinya adalah aku”Ucap Verdy bangga&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jangan ngawur,ada-ada aja sih lo.”Kata Abdi sedikit sinis kemudian ia merebut puisi dari tangan Verdy dan memasukkannya ke dalam tas rangsel miliknya.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Bersambung...........&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-6849755449195392006?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/6849755449195392006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=6849755449195392006' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/6849755449195392006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/6849755449195392006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/11/pagi-yang-cerah-seluruh-siswa-sma.html' title='Strawberry for Love part 2'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SSUPfFoxvvI/AAAAAAAAACg/-Y4DKYAheRs/s72-c/goodman03_StrawberryShort.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-4801209325060675280</id><published>2008-11-19T23:02:00.000-08:00</published><updated>2008-11-19T23:17:26.491-08:00</updated><title type='text'>Strawberry for Love part 1</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SSUORgBMP6I/AAAAAAAAACY/9MslvtwkFi4/s1600-h/goodman03_StrawberryShort.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 275px; height: 275px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SSUORgBMP6I/AAAAAAAAACY/9MslvtwkFi4/s320/goodman03_StrawberryShort.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270634632722530210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Love……&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;The life’s Love like The Life’s Strawberry&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;Love can make us be sad&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Equally like when strawberry still young and still not sweet &lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;Love can make us be happy&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;Equally like when Strawberry have olded and felt sweet&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Love like a Strawberry…&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;u&gt;Saat cinta itu tulus harganyapun tak ternilai&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;u&gt;Sama seperti strawberry ketika ia segar dan manis harganyapun melonjak&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cinta….adalah sebuah rasa yang pasti dimiliki oleh tiap insan di dunia ini&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;u&gt;Cinta bagai merpati putih yang terbang di awan&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cinta mampu hadirkan secercah harapan di saat kehampaan melanda.&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;                    &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Awan kelabu hiasi pagi ini dan mentari enggan tuk tampakkan sinarnya.Sorotan tajam mata seorang cowok yang ada di balik helm menyapu jalanan yang ramai ini.Ia mencari sesuatu yang yang seolah-olah membawa kenangan baginya namun entah apa.Di sudut kota yang lain tampak seorang cewek yang sedang berjalan menaiki sebuah bus kota dan kini bus kota melaju kencang dan berhenti di depan SMA Persada.Gadis itu melangkahkan kaki kecilnya berjalan menyusuri jalanan dihalaman sekolahnya meski hujan namun dia trus berjalan dan akhirnya Ia memutuskan tuk berlari.Tiba-tiba di atas kepalanya tlah berkibar sebuah payung yang di bawa oleh seorang cowok.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Makasih kak..”Ucap gadis itu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sama-sama,lain kali bawa payung ya!”Ucap cowok itu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Iya kak..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Oya kenalin namaku Cinta”Ucap cewek itu sedikit ragu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Namaku Abdi”ucap cowok cool itu singkat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Akhirnya tibalah mereka di ruang aula dan mereka berpisah.Perkenalan yang singkat namun sangat berarti bagi Cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;                    &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ruang kelas yang terlihat sunyi padahal biasanya jam segini penghuni XI IPA 3 sibuk nyari contekan PR.Cinta melangkahkan kakinya memasuki ruang kelas dan tiba-tiba ‘BYURRKR’seember air tlah berhasil mengguyur tubuh mungilnya pakaian seragam yang dia kenakan basah kuyup,di sudut ruang kelas terlihat anak-anak XI IPA 3 yang sedang bersorak puas dan kemudian mereka menyanyikan lagu HAPPY BIRTHDAY untuk Cinta karna hari ini adalah sweet seventennya.Suddenly, sepotong kue datang dari sudut pintu yang di bawa oleh sang wali kelas mereka.Kini saatnya Cinta meniup lilinnya,ketika ia hampir meniup lilinnya tiba-tiba Shesil nyeletuk&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cin make a wish dulu donx…!”perintah Shesil sok tua&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Tanks ya udah ngingetin coz aku lupa”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cinta memejamkan matanya dan berdoa dalam hati ’Tuhan hari ini ulang tahunku yang ke tujuh belas,aku tak minta banyak dari Mu aku cuma ingin bertemu soulmateku saat jantung ini masih berdetak,saat embun masih mampu membasahi dedaunan dan ketika rintik hujan masih terlihat menawan,Tuhan kabulakanlah permintaanku…AMIN’&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kemudian Cinta meniup lilin dan memberikan kue pertamanya untuk Sang wali kelas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Selamat Ulang tahun Cinta semoga apa yang kamu inginkan bisa terkabul”Ucap Bu Eny sang wali kelas&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Makasih bu..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cinta Met Ultah yawh…”Ucap Shesil temen baiknya sambil menyodorkan tangannnya tuk menjabat tangan Cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Satu persatu penghuni IPA 3 mengucapakn selamat untuk Cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Setelah itu wali kelasnya pergi meninggalkan kelas yang lebih mirip pasar ayam itu.Tiba-tiba muncul ide gila di kepala Cinta dia memotong kue kedua,ketiga,keempat bukan tuk dia bagikan tapi dia lemparkan ke teman-temannya.Hari ini hari bebas karena mereka tlah melaksanakan ujian semester 1.Mereka saling melempar kue sehingga ruang kelas menjadi sangat kotor and suddenly,Kepala sekolah mereka yang super bersih itu lewat di depan kelas yang lebih mirip pabrik roti daripada ruang kelas.Finally,mereka semua dihukum membersihkan ruang kelas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;                    &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dedaunan tlah berguguran suasana sedikit gersang terasa di SMA Persada.Cinta berjalan menyusuri ruang kelas menuju kantin namun terlihat olehnya sesosok tubuh tegap yang selama ini diam-diam ia puja Yupz,siapa lagi kalo bukan Abdi si anak XII IPA 1 itu,menurut Cinta Abdi bagai malaikat kecilnya yang selalu hiasi mimpi-mimpinya.Tiba-tiba Abdi melihat sosok Cinta yang sedang memperhatikannya sontak ia melemparkan senyum manisnya.Wow,Cinta sontak salah tingkah dan ia segera melangkahkan kakinya menuju kantin.Pikiran Cinta terus melayang membayangkan Abdi yang cute ,cool,lucu,cakep dan ramah apalagi senyum mautnya itu loh yang kagak nahan banget yang bisa ngebuat seluruh cewek SMA Persada terpesona.’Apa iya soulmateku itu kak Abdi??’pikirnya dalam hati.Dia terus berjalan tanpa melihat ke depan dan akhirnya ‘DUBRAAKHHG’tiba-tiba ia menabrak seorang cowok dan buku yang di bawa cowok itu jatuh berantakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Maaf….maaf…”Ucap Cinta gugup&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Maaf maaf enak banget sih lo?makanya kalo jalan itu pikirannya jangan kemana-mana”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Siapa juga yang pikirannya kemana-mana”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Setan..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hah setan?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ya bukanlah tapi kamu tuh,dasar Lola!”Ucap cowok itu dengan nada sinis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hah Lola??namaku Cinta”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Siapa yang nanya nama lo?lagian kamu itu lebih pantes dipanggil Lola alias loading lama      Hha...ha”Ucap cowok itu kemudian ia meninggalkan Cinta yang masih bengong.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sesaat kemudian Cinta tersadar dan memutuskan tuk melanjutkan perjalanannya ke kantin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cinta”Teriak seorang cewek yang duduk di sudut kantin&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hey..”jawab Cinta lesu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Shesil kamu kenal anak yang namanya…”Cinta mencoba mengingat nama cowok yang ditabraknya coz tadi tak sengaja dia membaca nama yang ada di baju cowok itu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Siapa?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Verdy…”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Verdy Pratama maksud kamu?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Iya kok tau?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ya tau lah dia kan temen deket kakakku”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Owh…”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Emang kenapa sih?”Tanya Shesil penasaran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ngga apa-apa kok”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Naksir ya?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ih capek deh..”Ucap Cinta,menurut dia mending kak Abdi aja daripada Verdy si cowok jutek itu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dia belom punya cewek loh..”Kata Shesil menggoda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Truz…?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ngga apa-apa sih cuma promosi barangkali aja kamu minat”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Thanks,tapi dia bukan tipe aku”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Truz tipe cowok kamu yang kaya gimana?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Seseorang yang bisa buat aku bahagia,bisa jadi malaikat dalam hidupku,bisa trima semua kekurangan aku dan seperti pangeran impian masa kecilku”Ucap Cinta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kamu masih terobsesi ama pangeran masa kecilmu itu ya?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ya,karena meski cuma sekali bertemu tapi aku yakin suatu saat aku kan bertemu dia.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Emank pangeran masa kecil kamu itu ada ya?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ada,dulu waktu aku masih kelas 6 SD sekolahku ngadain kemping geto trus tak sengaja aku keperosok hampir masuk jurang tapi ada seorang cowok yang nolong aku,kayaknya dia anak SMP yang kebetulan juga kemah disitu”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Siapa namanya?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Aku ngga tau yang jelas dia itu good looking banget”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dasar lo”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;He…he…”tawa Cinta membayangkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;                   &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Malam yang terang dihiasi bintang-bintang yang bersinar serta bulan yang menawan namun di sebuah rumah tepatnya di kamar seorang gadis ABG siapa lagi kalau bukan Cinta.Terlihat suasana sepi padahal biasanya malam minggu gini anak-anak seusianya pasti udah pada pergi keluar bareng pacar mereka,entah sekedar makan malam ato cuma nonton aja.Cinta mendengarkan lagu dari MP4 nya dan mengambil Diary kesayangannya,Diary bergambar Strawberry dengan hiasan bintik-bintik merah dan sampulnya merupakan warna kombinasi pink dan merah,warna yang amat dia suka karena dia merasa bahwa kehidupan strawberry mirip dengan kehidupannya.Strawberry berwarna merah namun tak selamanya merah sama seperti manusia,manusia bisa bersinar bagai bintang namun tak selamanya bersinar.Strawberry itu segar,energic,berani dan melambangkan sebuah semangat yang menggelora.Cinta mulai membuka Diary kesayangannya dan mulai menorehkan tinta dari pena yang dipegangnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dear diary,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hari ini aku ketemu Abdi si cowok basket yang cute abiz itu loh truz dia mayungin aku gito coz tadi kan ujan.Wuih…yang jelas hari ini aku bahagia banget meskipun tadi aku ketemu ma cowo rese yang nyebelin en manggil aku Lola alias loading lama.Udah dulu yah Diary ku oh ya satu lagi jangan jealous yawh….&lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;                    &lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cinta menutup Diary nya dan sekarang ia hanya tiduran di sofa kamarnya, ia mengambil HPnya dan membuka MXIT salah satu fitur internet yang lagi di gandrungi anak-anak SMA di Indonesia.Tapi setelah ngeliat yang online dikit dia memutuskan untuk logout.Kemudian dia memilih menelfon Shesil sobat baiknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Halo,Shesil?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ya Cin,ada apa?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Eh kamu lagi ngapain?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Lagi ngobrol ma temen-temen kak Dino”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hah jadi malem ini rumah kamu lagi jadi bascamp kakak Dino and gank?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Yaul,tapi kalo kamu mau kerumahku ga apa-pa kok”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Boleh juga tuh coz aku dirumah cuma ama pembokat ortu ku ge pergi ke luar kota neh”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ya udah ku tunggu ya…”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Bye…”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;‘&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Klik’suara telfon rumah yang dimatikan.Cinta segera mengganti bajunya dan mengambil tas kecil slempangan berbentuk strawberry.Dia berjalan menuruni tangga menuju lantai dasar dan bertemu dengan pembokatnya untuk titip pesan setelah itu tak lama kemudian dia mengeluarkan mobil Mercy nya dan meluncur ke rumah Shesil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;‘&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Tok…tok..tok…’suara pintu rumah Shesil yang diketok Cinta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hey..masuk gih”Ucap Shesil ketika membuka pintu rumahnya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cinta dan Shesil berjalan menuju ruang keluarga dan disana terlihat oleh Cinta cowok-cowok yang tak asing lagi.Yupz,5 cowok XII IPA 1 meski tak semua yang ada disitu dia kenal tapi dia pernah melihatnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hey…Cinta”Ucap Kak Dony kakak Shesil&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hey kak”Jawab Cinta singkat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hey anak-anak kenalin nih Cinta”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Satu per satu mereka berkenalan dengan Cinta dan yang terakhir’Astaga’pikir Cinta dalam hati ternyata cowok yang terakhir itu adalah cowok jutek yang dia tabrak di sekolah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hay Cinta namaku Verdy,sorry tadi aku udah kasar ma kamu”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ngga apa-apa kak lagian harusnya yang minta maaf tuh aku”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Mereka berdua berjabat tangan dan Cinta ngga nyangka kalo cowok yang di anggapnya rese tuh ternyata anaknya ramah banget.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cin duduk’Ucap Shesil mempersilahkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Suddenly,dari sudut ruang keluarga terlihat sosok cowok tegap yang amat dikenal Cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Lagi pada ngapain sih?kok rame banget”Ucap cowok itu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Eh..elo ketinggalan kereta nih”kata Verdy nglucu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Maksudnya apaan?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kak Abdi kenalin ini Cinta temen aku”kata Shesil sambil menunjuk Cinta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Oh.. Cinta si Strawberry mania itu?aku udah kenal kok”kata Abdi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Hay Cinta…”kata Abdi melanjutkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Jantung cinta berdegup kencang seolah hatinya menemukan apa yang dia cari.Cinta juga heran dari mana kak Abdi tau kalo dia Strawberry mania?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ha….Hai kak”Ucap Cinta gugup&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ga usah gugup gitu napa?”Ucap kak Dino ngeledek&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ngga kok kak,siapa yang gugup?”sergah cinta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Iya iya”kata Dino&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ha..ha..Ha.. “semua anak tertawa bersama-sama ngeliat Cinta salah tingkah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Bersambung......................................&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-4801209325060675280?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/4801209325060675280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=4801209325060675280' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/4801209325060675280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/4801209325060675280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/11/strawberry-for-love-part-1.html' title='Strawberry for Love part 1'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SSUORgBMP6I/AAAAAAAAACY/9MslvtwkFi4/s72-c/goodman03_StrawberryShort.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-477478042929977566</id><published>2008-11-12T22:41:00.001-08:00</published><updated>2008-11-19T21:44:00.367-08:00</updated><title type='text'>Elegi Hijab</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvONqPPtQI/AAAAAAAAACQ/lItk8tA4iDI/s1600-h/images%5B47%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268030923211781378" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 133px; height: 109px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvONqPPtQI/AAAAAAAAACQ/lItk8tA4iDI/s320/images%5B47%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;strong&gt;Suara Gemericik hujan membuat hati setiap insan yang mendengar merasa damai namun ada suara yang lebih menentramkan hati yaitu suara lantunan ayat-ayat suci alqur’an.Tapi satu yang jadi pertanyaan apakah alqur’an itu hanya semata-mata ada untuk di baca dan didengarkan hanya sebagai penentram hati?dan kenapa akhir-akhir ini banyak orang yang bisa membaca al-qur’an namun tak menjalankan apa yang diajarkan alquran?truz mungkinkah mereka merasa bahwa hidup yang sempurna itu tlah mereka raih?hingga mereka tak menjalankan yang disyariatkan oleh alqur’an.Satu yang paling menyolok diantara masalah-masalah lain yaitu menjaga aurat untuk cewek,mungkin banyak orang yang beranggapan bahwa cewek-cewek yang memakai hijab hanyalah cewek-cewek yang mencari sensasi dibalik sebuah kesucian hijab namun benar atau tidaknyapun sampai sekarang masih dipertanyakan.Itu juga yang membuat gadis belia dari keluarga ningrat ini ragu untuk mengenakan hijab.&lt;br /&gt;Anisa membuka buku hariannya yang masih baru dan mencoba menulis apa yang dia rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Diary,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namaku Anisa aku anak terakhir dari 3 bersaudara,saat ini aku masih duduk di bangku kelas 2 SMA tapi aku juga bekerja sebagai model di sebuah agency ternama di kota ini.Do you know?I have bored with my life coz aku merasa bahwa mereka cuma menilai tubuhku tanpa memperhatikan kemampuan otakku.Aku ingin memakai hijab namun aku merasa terjadi pergolatan hebat dalam diriku dan tak ada dukungan dari kelurga.Dan satu hal lagi yang mengganjal,saat ini aku lagi deket sama seorang cowok dan aku takut kalo dengan memakai hijab aku akan jauh dari dia,karena bukankah islam mengharamkan pacaran?.Ya Allah berikanlah petunjukMu pada hamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anisa berjalan menyusuri pantai tuk mencari jawaban atas semua pertanyaannya.Dia berjalan diatas pemecah ombak di kanan kirinya banyak orang yang sedang memadu kasih dan banyak dari cewek-cewek itu memakai hijab.Mereka tak merasa tabu sedikitpun untuk sekedar bergandengan tangan, berpelukan,atau bahkan melakukan hal-hal yang lebih dari itu dengan pasangannya.”Ya Allah apa guna sebuah hijab?kalo ternyata kemunafikanlah yang ada di balik hijab yang konon menjadi lambang kesucian.Inikah yang disebut menutup aurat?apa guna sebuah hijab kalo ternyata kelakuan sang pemakainya tak sepadan dengan nilai sebuah hijab itu?apakah hijab itu hanya sebuah tren?Ya mungkin saat ini &lt;a href="http://elegihijab.blogspot.com"&gt;hijab&lt;/a&gt; begitu populer dikalangan kaum muslimin tapi kenapa mereka menyalahgunakan hijab itu?Sedangkan aku yang begitu ingin memakainya saja merasa bahwa diriku tak sepantas itu tuk mengenakannya dan banyak halangan untuk bisa meraih hijab.Tuhan adilkah ini?”Tanya Anisa dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi yang cerah,ayam berkokok tuk bangunkan semua penghuni bumi.Anisa melangkahkan kakinya menuju ruang sholat dirumahnya.Dilihatnya sang pembantu sedang melaksanakan sholat shubuh namun dia tak melihat satupun keluarganya disitu.Anisa berjalan menuju tempat wudhu dan membasuh mukanya dengan air wudhu kemudian ia melangkahkan kakinya menuju tempat sholat tuk melaksanakan sholat seorang diri setelah itu dia membaca ayat-ayat suci alqur’an yang membuat dirinya tenang.&lt;br /&gt;Semua anggota keluarga Suryadiningrat tlah bersiap-siap untuk melakukan aktivitas sehari-hari.Semua berkumpul di ruang makan untuk sarapan pagi termasuk Anisa.&lt;br /&gt;“Nis,kamu jadi mau pake jilbab?”Tanya Adinda kakak pertama Anisa&lt;br /&gt;“Insyaallah kalo ayah dan bunda merestui Anisa akan pakai jilbab tapi Anisa butuh waktu untuk memantapkan hati Anisa.”Ucap Anisa santai&lt;br /&gt;“Kenapa sih kamu susah payah pake jilbab?truz gimana dengan profesi kamu sebagai model?”&lt;br /&gt;“Bentar lagi kontrakku dengan agency itu tlah slesai,kalo mereka menerima aku dengan hijabku aku mau bergabung dengan agency itu lagi tapi kalo tidak terpasa aku…”&lt;br /&gt;‘Keluar dari agency itu?”Tanya Ariesta kakak kedua Anisa&lt;br /&gt;“Yupz”&lt;br /&gt;“Nak,ayah bukannya ngga setuju dengan keputusan kamu tapi apa kamu nantinya ngga nyesel?ingat kamu masih muda dan jalan kamu masih panjang tuk meraih masa depan yang lebih cerah.”Ucap ayah&lt;br /&gt;“Siapa yang bisa menjamin aku masih hidup sampai besok?bahkan aku pun tak tau sampai kapan aku hidup didunia ini truz mengapa aku harus memikirkan masa depan yang tak berujung itu?aku yakin Allah tlah memberi rezeki masing-masing untuk setiap mahluk yang ia ciptakan asal mahluk itu mau berusaha.”Ucap Anisa lantang namun sebenarnya ia sedikit menyesal tlah berkata lantang kepada ayahnya.&lt;br /&gt;“Bunda tau itu nis,tapi nak di keluarga kita ngga ada anak seusia kamu yang memakai jilbab bahkan bunda aja yang sampai setua ini belum siap mengenakan jilbab.”&lt;br /&gt;“Kesiapan??itu yang jadi pertanyaan?sampai kapan kita merasa siap kalo kita sudah berkata pada diri kita bahwa kita ngga siap,kesiapan bisa hadir diawali dengan kemantapan iman dan Anisa yakin bunda belom mencobanya.”Ucap Anisa lantang&lt;br /&gt;“Tapi nak…”potong Ayah&lt;br /&gt;Anisa yang sudah merasa bosan berada di tengah-tengah orang yang tak mau mengertinya langsung berusaha menghindar.&lt;br /&gt;“Ayah,bunda Anisa berangkat dulu ya..”Ucap Anisa kemudian mencium tangan Ayah dan bundanya.Sebenarnya didalam lubuk hati sang ayah tersimpan kekaguman yang mendalam terhadap tekad kuat anaknya untuk mengenakan jilbab.&lt;br /&gt;Anisa berjalan pelan menuju sekolah yang tak jauh dari rumahnya,derap langkah kakinya terdengar begitu pelan dan tak bersemangat.Hari ini dia masih bimbang atas keinginannya memakai jilbab.Dia bahkan tak tahu apakah temen-temen se-ganknya yang terkenal super duper gaul en doyan banget shopping di mol masih mau berteman dengannya ketika ia memakai hijab.Kini dia semakin bimbang memikirkan hal ini.&lt;br /&gt;“Hai Anisa.”Sapa Gladis bersemangat ketika berada di depan gerbang sekolah&lt;br /&gt;“Hai Dis.”Jawab Anisa pelan&lt;br /&gt;“Kok lemes banget sih?ada apa?.”Tanya Gladis khawatir&lt;br /&gt;“Ngga apapa kok.”Ucap Anisa lesu,sebenarnya Anisa ingin menceritakan keinginannya memakai jilbab kepada sobatnya yang satu ini namun entah mengapa bibirnya terasa terkunci tuk mengatakan semua ini.&lt;br /&gt;“Ayolah…ceritain aja! kita udah sobatan dari kecil,aku tahu kamu lagi ada problem.”&lt;br /&gt;Anisa menghela nafas panjang dan mencoba merangkai kata demi kata tuk menceritakan masalahnya kepada Gladis.&lt;br /&gt;“Ehm…gini,aku pengin..”&lt;br /&gt;“Pengin apa?”&lt;br /&gt;“Aku..ehm…”&lt;br /&gt;“Ayolah..!””Aku ingin berhijab.”&lt;br /&gt;“Why???”&lt;br /&gt;Anisa menjelaskan alasannya kenapa ia ingin mengganti penampilannya yang modif en gaul abiz menjadi cewek berjilabab yang manis dan sopan.Dia menceritakan masalahnya dari A sampai Z termasuk tentang orang tuanya yang kurang setuju atas keinginannya ini.&lt;br /&gt;“Owh.. jadi gitu.”Ucap Gladis datar&lt;br /&gt;“Iya,truz bagaimana menurutmu?”&lt;br /&gt;Tiba-tiba bel masuk berbunyi,mereka berdua yang tengah berada di aula mempercepat langkah kakinya menuju ruang kelas.”&lt;br /&gt;“Sorry Nis aku musti buru-buru ke kelas coz jam pertama gurunya killer.”Ucap Gladis kemudian ia berlari meninggalkan Anisa.Anisa hanya bisa memandang punggung temannya itu dari belakang,Anisa menghembuskan nafas lega coz tlah menceritakan keinginannya kepada Gladis tapi ia bingung apa reksi Gladis and the gank selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bel pulang tlah berbunyi semua murid bergegas tuk meninggalkan sekolah.Anisa berjalan menuju mushola kecil yang berada di depan Aula tak di sangka ia bertemu dengan Gladis and the gank yang juga temen-temen Anisa.&lt;br /&gt;“Hay…pada mau kemana?”Tanya Anisa penasaran&lt;br /&gt;“Kayanya kalo di mix and match warna ungu ama pink bagus juga deh.”Ucap Gladis pada Nita dan seolah dia tak menghiraukan keberadaan Anisa.&lt;br /&gt;“Ya boleh juga tuh ntar aku bakalan nyoba mix and match warna itu buat gaunku.”Kata Nita kepada ganknya.&lt;br /&gt;“Gaun??emang kalian mo kemana sih?”Tanya Anisa menyela&lt;br /&gt;“Mau ke pesta ultah.”Ucap Shesil&lt;br /&gt;“Ultah siapa?”&lt;br /&gt;“Ngga pentinglah pesta ultah siapa lagian kamu ngga mungkin kesana kan?pestanya sampe malem loh..”Ucap Shita sinis&lt;br /&gt;“Owh..jadi sekarang Xan ngga mau ngajak-ngajak aku lagi?”&lt;br /&gt;“Loh bukannya kamu mo pake jilbab? kata orang cewek berhijab tuh ngga baik loh pulang larut malem.”Ucap Gladis sinis&lt;br /&gt;“Owh…ya udah deh aku pulang aja,have fun yawh..!”Ucap Anisa kecewa melihat teman-temannya berubah sedrastis itu hanya karna dirinya yang ingin berhijab.Sekarang temen-temen segank nya udah pada tau en mereka malah semakin menjauh.Anisa melangkahkan kakinya menuju mushola yang tinggal beberapa langkah lagi.Dia memasuki mushola itu dengan hati bimbang,dia melepas sepatunya dan kemudian mengambil air wudhu.Jam sudah menunjukkan pukul 13.30 sedangkan dia belom sholat dzuhur.Setelah mengambil air wudhu ia menjalankan sholat dzuhur dengan khusuk.Bisa dibilang kalo sholat ini adalah sholat terkhusuk dalam hidupnya karna slama ini dia tak begitu khusuk menjalankan sholat.&lt;br /&gt;Usai sholat Anisa menengadahkan tangannya dan memohon kepada Allah agar diberi petunjuk dan dia juga memohon agar temen-temennya kembali seperti dahulu.Nisa keluar dari mushola dan tanpa sengaja ia menabrak seorang cowok.&lt;br /&gt;“Sorry..”&lt;br /&gt;“Anisa”Kata Cowok itu&lt;br /&gt;“Prima”Ucap Anisa kaget karna ternyata cowok yang ditabraknya adalah cowok yang ia suka slama ini.&lt;br /&gt;“Lagi ngapain disini?”&lt;br /&gt;“Sholat dzuhur”&lt;br /&gt;“Owh..”&lt;br /&gt;Terdiam sejenak dan keduanya terbang bersama angan mereka masing-masing.&lt;br /&gt;“Ehm..Nis ada yang mau aku omongin.”&lt;br /&gt;“Apa?”&lt;br /&gt;“Aku…. Suka…. kamu.”Ucap Prima terbata-bata&lt;br /&gt;“Hah..”jawab Anisa bingung tapi sebelum ia berniat memakai hijab ia sempat berharap moment ini akan datang.&lt;br /&gt;“Kamu mau ngga jadi cewek aku?”&lt;br /&gt;“Hah…”Ucap Anisa lagi-lagi dengan jawaban yang sama&lt;br /&gt;“Jawab!”&lt;br /&gt;“Sorry aku ngga bisa”&lt;br /&gt;“Kenapa?”&lt;br /&gt;“Coz aku mau pake hijab”&lt;br /&gt;“Loh emang kalo pake hijab itu ngga boleh pacaran ya?”&lt;br /&gt;“Dalam islam kan ngga ada pacaran,tapi jujur aku juga suka sama kamu”&lt;br /&gt;“Oya?”&lt;br /&gt;“Yupz,tapi ngga harus pacaran kan?”&lt;br /&gt;“Aku ngerti dan aku bakal nunggu kamu sampai kamu nerima aku.”&lt;br /&gt;Anisa hanya tersenyum manis untuk Prima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anisa berjalan menyusuri jalanan yang sepi.Dia terus memikirkan semua masalahnya sampai akhirnya ia tiba di depan rumahnya.Namun suasana rumah nampak sepi.&lt;br /&gt;“Surprise……..”Ucap orang-orang yang keluar dari rumah&lt;br /&gt;“Hah..”Ucap Anisa bingung&lt;br /&gt;“Selamat ulang tahun yawh…!”Ucap Gladis&lt;br /&gt;“Thanks,tapi bukannya kalian lagi musuhin aku?”&lt;br /&gt;“Kata siapa?”Tanya Shesil heran&lt;br /&gt;“Jadi ngga?”Tanya Anisa bersemangat&lt;br /&gt;“Nggalah kita malah dukung keputusan kamu pake hijab.”Ucap Shita meyakinkan&lt;br /&gt;“Yang bener?”&lt;br /&gt;“Yupz…”&lt;br /&gt;“Sekarang tiup lilinnya dong..!”Perintah mama yang keluar dari rumah dengan pakaian busana muslim dan mengenakan jilbab.&lt;br /&gt;“Mama sekarang pakai jilbab?”&lt;br /&gt;“Iya berkat kamu”&lt;br /&gt;“Bukan aku tapi karna Allah”&lt;br /&gt;Anisa merasa semua pertanyaannya selama ini tlah terjawab dan semua yang menghalanginya memakai hijab tlah tersingkirkan.Keesokan harinya Anisa tlah mantap memakai hijab ke sekolah ia sudah tak mempedulikan perkataan orang-orang yang sirik melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat para akhwat yang berniat pake hijab teguhkanlah hati kalian dan yakinlah bahwa dengan berhijab berarti Xan tlah maju satu langkah menuju kebaikandan yakinlah dengan berhijab hidupmu akan lebih baik……&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;by : yossi&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;(dimuat di : Insani edisi 1,2,3 -2008)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-477478042929977566?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/477478042929977566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=477478042929977566' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/477478042929977566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/477478042929977566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/11/elegi-hijab.html' title='Elegi Hijab'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvONqPPtQI/AAAAAAAAACQ/lItk8tA4iDI/s72-c/images%5B47%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-1140382682014803751</id><published>2008-11-12T22:26:00.000-08:00</published><updated>2008-11-19T21:48:21.042-08:00</updated><title type='text'>Kehadiranmu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvKW6ZAFcI/AAAAAAAAACA/oe5i2iWwuMk/s1600-h/images%5B45%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268026684119979458" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 143px; height: 121px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvKW6ZAFcI/AAAAAAAAACA/oe5i2iWwuMk/s320/images%5B45%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Ketika Embun menetes dari ujung daun&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Saat itu debu terbangkan noda-noda kehidupan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Ku langkahkan kaki kecilku&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Tuk lewati bukit yang mendaki&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Serpihan hati ini kini tlah menyatu&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Dan Mencoba tuk kembali mengukir sebuah nama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Meski bukan tuk yang pertama&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Namun hati ini tlah ikut bersamamu&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Entah apa alur yang ku ikuti&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Sejanak ku meratapi masa lalu yang kusam&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Dan kini semua tlah berubah karena kehadiranmu&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Kehadiranmu membawaku seolah terbang bersama anganku&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Dan Jeratan cintamu membuatku terperangkap&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Perlahan namun pasti&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Ku kan coba tuk menerima kehadiranmu&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-1140382682014803751?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/1140382682014803751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=1140382682014803751' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/1140382682014803751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/1140382682014803751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/11/kehadiranmu.html' title='Kehadiranmu'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvKW6ZAFcI/AAAAAAAAACA/oe5i2iWwuMk/s72-c/images%5B45%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-2738474803338916709</id><published>2008-11-12T22:18:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T22:24:31.747-08:00</updated><title type='text'>Rapuh.....</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvH1xGerCI/AAAAAAAAABo/ZTzMteHJP44/s1600-h/images[15].jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268023915667434530" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 78px; CURSOR: hand; HEIGHT: 104px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvH1xGerCI/AAAAAAAAABo/ZTzMteHJP44/s320/images%5B15%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;Angin termangu di pohon kenangan&lt;br /&gt;Terdiam,Terpana &amp;amp; Terbungkam&lt;br /&gt;Menatap semua kenangan yang terkubur&lt;br /&gt;Mencoba menggali puing-puing yang tersisa&lt;br /&gt;Angin yang loreng tak sanggup menderu &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;Mencoba mengingat mutiara yang membekas&lt;br /&gt;Antara ku &amp;amp; engkau&lt;br /&gt;Terkantung dalam ranting penyesalan&lt;br /&gt;Jasadmu cair dalam lelehan nyawa&lt;br /&gt;Saat itu ku genggam waktu semuku&lt;br /&gt;Mengatupkan semua kenangan indah kita&lt;br /&gt;Luka bunga tergores dahan yang tertatah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-2738474803338916709?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/2738474803338916709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=2738474803338916709' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/2738474803338916709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/2738474803338916709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/11/rapuh.html' title='Rapuh.....'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvH1xGerCI/AAAAAAAAABo/ZTzMteHJP44/s72-c/images%5B15%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-8073740417726486326</id><published>2008-10-28T22:34:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:02:41.063-08:00</updated><title type='text'>Boy n' Girl</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SQf2WG2C3KI/AAAAAAAAABA/PEH6lBocNMg/s1600-h/boy_girl_symbols.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262445549260561570" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SQf2WG2C3KI/AAAAAAAAABA/PEH6lBocNMg/s200/boy_girl_symbols.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;strong&gt;Ada sebuah kisah tentang penciptaan pria &amp;amp; wanita. Pada saat Sang Pencipta telah selesai menciptakan pria. Ia baru menyadari bahwa Ia juga harus menciptakan wanita.&lt;br /&gt;Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk menciptakan pria. Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian Ia mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur, goyang rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah,sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin.&lt;br /&gt;Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak,kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan bicara dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari burung bangau dan kesetiaan dari induk singa.&lt;br /&gt;Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk wanita dan memberikannya kepada pria. Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya tidak merana dan kesepian seorang diri.&lt;br /&gt;Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya: ‘Tuhan,ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia.Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta selalu untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang untuk mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa hidup dengannya’.&lt;br /&gt;‘Baiklah’, kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali. Beberapa minggu kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan, dan berkata, ‘Tuhan, sejak aku memberikan kembali wanita ciptaan-Mu, kini aku merana kesepian.&lt;br /&gt;Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yang menyayangiku. Aku selalu memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan tidak enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian,kubayangkan wajahnya yang cantik, kubayangkan bagaimana ia menari dan menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja kepadaku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk disentuh. Aku suka akan senyumannya.&lt;br /&gt;Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!’.&lt;br /&gt;Sang Pencipta berkata, ‘Baiklah’. Ia memberikan wanita itu kembali kepadanya. Tetapi, tiga hari kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan dan berkata, ‘Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih banyak lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Dia semakin menyebalkan. Aku tidak tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu.&lt;br /&gt;Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya’.&lt;br /&gt;Sang Pencipta balik bertanya, ‘Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?’.&lt;br /&gt;Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata, ‘Apa yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa arti hidup ini?’.&lt;br /&gt;‘Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima perbedaan dalam hidupmu! Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!’, jawab Tuhan.&lt;br /&gt;Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;strong&gt;1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;strong&gt;2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;strong&gt;3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;strong&gt;4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;strong&gt;5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;strong&gt;6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-8073740417726486326?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/8073740417726486326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=8073740417726486326' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/8073740417726486326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/8073740417726486326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/10/boy-n-girl.html' title='Boy n&apos; Girl'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SQf2WG2C3KI/AAAAAAAAABA/PEH6lBocNMg/s72-c/boy_girl_symbols.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-8331148575783911134</id><published>2008-10-28T22:25:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:07:12.878-08:00</updated><title type='text'>Cinta vs Persahabatan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SQf1BdvBBlI/AAAAAAAAAA4/OAx_t0yJx-Y/s1600-h/love1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262444095116215890" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 273px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SQf1BdvBBlI/AAAAAAAAAA4/OAx_t0yJx-Y/s320/love1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#ffff66;"&gt;&lt;strong&gt;Dua sisi yang saling berkaitan satu dengan lainnya. Ya, antara Cinta dengan Persahabatan. Mampukah anda membayangkan Persahabatan tanpa Cinta?&lt;br /&gt;Persahabatan dan Cinta adalah teman terbaik cOz dimana ada Cinta, Persahabatan selalu berada disampingnya. Dan dimana Persahabatan berada, Cinta selalu tersenyum ceria dan tidak pernah meninggalkan Persahabatan.Pada suatu hari, Persahabatan mula berpikir bahwa Cinta telah membuat dirinya tidak mendapat perhatian lagi karena Persahabatan menganggap Cinta lebih menarik daripada dirinya.&lt;br /&gt;?Hhem ehmm... mm..? Seandainya tidak ada Cinta, mungkin aku akan menjadi lebih terkenal, dan lebih banyak orang memberi perhatian kepadaku.? pikir si Persahabatan. Sejak hari itu, Persahabatan memusuhi Cinta. Ketika Cinta bermain bersama Persahabatan seperti selalu, Persahabatan akan menjauhi Cinta. Apabila Cinta bertanya kenapa Persahabatan menjauhi dirinya, Persahabatan hanya memalingkan wajahnya dan beredar pergi meninggalkan Cinta.&lt;br /&gt;Kesedihan pun menghampiri Cinta dan Cinta tidak sanggup menahan air matanya dan menangis. Kesedihan hanya dapat termangu memandang Cinta yang kehilangan teman baiknya. Beberapa hari tanpa Cinta, Persahabatan mulai bergaul rapat dengan Kecewa, Putus asa, Kemarahan dan Kebencian.&lt;br /&gt;Persahabatan mulai kehilangan sifat manisnya dan orang-orang mulai tidak menyukai Persahabatan. Persahabatan mulai dijauhi dan tidak lagi disukai.Walaupun Persahabatan cantik, tetapi sifatnya mulai memuakkan.Persahabatan menyadari bahwa dirinya tidak lagi disukai lantaran banyak orang yang menjauhinya. Persahabatan mulai menyesali keadaannya, dan saat itulah Kesedihan melihat Persahabatan, dan menyampaikan kepada Cinta bahwa Persahabatan sedang dalam kedukaan.&lt;br /&gt;Dengan segera Cinta berlari dan menghampiri Persahabatan. Saat Persahabatan melihat Cinta menghampiri dirinya, dengan air mata yang berlinang Persahabatan pun meluapkan seribu penyesalannya meninggalkan Cinta.&lt;br /&gt;Dipendekkan cerita, Persahabatan dan Cinta kembali menjadi teman baik. Persahabatan kembali kepada pribadi yang menyenangkan dan Cinta pun kembali tersenyum ceria. Semua orang melihat kembali kedua teman baik itu sebagai berkat dan anugerah dalam kehidupan.&lt;br /&gt;Moral:Mampukah Persahabatan tanpa Cinta?Mampukah Cinta tanpa Persahabatan?&lt;br /&gt;Sering kali ditemui banyak orang yang coba memisahkan Persahabatan dan Cinta karena mereka berfikir, ?Kalau Persahabatan sudah disulami dengan Cinta, pasti akan jadi sulit!?. Terutama bagi mereka yang menjalin persahabatan antara seorang pria dan wanita.&lt;br /&gt;Persahabatan merupakan bentuk hubungan yang indah antara manusia, di mana Cinta hadir untuk memberikan senyumnya dan mewarnai Persahabatan. Tanpa Cinta, Persahabatan mungkin akan diisi dengan Kecewa, Benci, Marah dan berbagai hal yang membuat Persahabatan tidak lagi indah. Berhentilah membuat batas antara Cinta dan Persahabatan, biarkan mereka tetap menjadi Teman baik. Yang harus diluruskan adalah Cinta bukanlah perusak Persahabatan, Cinta memperindah persahabatan anda.&lt;br /&gt;Seringkali Cinta cuma dijadikan kambing hitam sebagai perusak sebuah persahabatan. SALAH BESAR !!! Seharusnya dengan adanya Cinta, persahabatan akan semakin menyenangkan. Buat teman-teman yang sedang menjalin Persahabatan. Penuhilah persahabatanmu dengan Cinta, berikanlah Cinta yang terbaik untuk sahabatmu.&lt;br /&gt;Buat teman-teman yang sedang mengalami guncangan dalam persahabatan, jangan salahkan Cinta! Tetapi cobalah perbaiki persahabatanmu dengan cinta karena cinta akan menutupi segala kesalahan, mengampuni dengan mudah dan membuat segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.&lt;br /&gt;Buat teman-teman yang belum mengerti arti Persahabatan, cobalah memulai sebuah persahabatan. Dengan persahabatan kalian akan semakin dewasa, tidak egois dan belajar untuk mengerti bahwa segala sesuatu tidak selalu terjadi sesuai dengan keinginan kita.&lt;br /&gt;Buat teman-teman yang sedang kecewa dengan Persahabatan. Renungkanlah;?Apakah saya sudah menjalani Persahabatan dengan benar??Dan cobalah memahami arti persahabatan buat hidupmu. Keinginan, semangat, pengertian, kematangan, kelemahlembutan dan segala hal yang baik akan engkau temui dalam persahabatan.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-8331148575783911134?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/8331148575783911134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=8331148575783911134' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/8331148575783911134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/8331148575783911134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/10/cinta-vs-persahabatan.html' title='Cinta vs Persahabatan'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SQf1BdvBBlI/AAAAAAAAAA4/OAx_t0yJx-Y/s72-c/love1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-1490858986952706120</id><published>2008-10-28T22:18:00.000-07:00</published><updated>2008-11-26T23:13:17.523-08:00</updated><title type='text'>Arti Sahabat</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SS5Ia4dlvzI/AAAAAAAAAC4/Rg3GEjtFNek/s1600-h/sahabat.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273231840367722290" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 242px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SS5Ia4dlvzI/AAAAAAAAAC4/Rg3GEjtFNek/s320/sahabat.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau suburkan dengan penuh rasa terima kasih.Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;kedamaian&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;.Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak berusaha mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mensia-siakan sahabat yg telah dicari.Supaya engkau memperoleh sahabat, jadikan dirimu sendiri lebih dulu sanggup menyempurnakan menjadi sahabat orang lain.&lt;br /&gt;Ungkapan sahabat yang jujur lebih besar harganya daripada harta benda yg diwarisi dari nenek moyang.Sahabat yang baik adalah orang yang berkata benar, dan bukannya orang yang hanya membenarkan kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Sahabat sejati&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt; adalah mereka yang sanggup berada disisimu ketika kamu memerlukan dukungan. walaupun saat itu mereka sepatutnya berada di tempat lain yang lebih &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;menguntungkan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt;.Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu ketika kamu berkata, ” Tinggalkan aku sendiri “.&lt;br /&gt;Kesunyian bukanlah sekutu derita,melainkan sahabat ketinggian jiwa.&lt;br /&gt;Ilmu dan kepandaian itu adalah sahabat yang setia dalam hidupsampai kepada penghabisan umur.&lt;br /&gt;Persahabatan yang sejati akan membawa kepada kerinduan&lt;br /&gt;yang abadi&lt;br /&gt;Prang yang rugi ialah orang yang tidak memperoleh sahabat…dan yang paling rugi ialah yang ditinggalkan oleh sahabat&lt;br /&gt;Sesungguhnya persahabatan itu lebih unggul daripada percintaanTanpa persahabatan, percintaan akan berakhirTetapi tanpa percintaan, sahabat boleh kekalOleh itu, hargailah persahabatan yang terjalin&lt;br /&gt;Kerana sahabat mewakili suatu kekuatan&lt;br /&gt;Sahabat yang paling baik adalahDiri kita yang sendiri tahu menilai setiap apa yang kita lakukan&lt;br /&gt;Hadiah yang beharga dalam erti kata sahabat yang sebenarAdalah memberi yang terbaik dari diri anda sendiri&lt;br /&gt;Bergaullah dengan manusia sebaiknyaSehingga kalau kamu mati mereka tangisiDan kalau hidup mereka selalu merindui kamu&lt;br /&gt;Yang indah itu pertemuanYang manis itu kemesraanYang pahit itu perpisahanYang tinggal hanyalah kenangan&lt;br /&gt;TEMAN MENANGIS Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu,&lt;br /&gt;tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-1490858986952706120?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/1490858986952706120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=1490858986952706120' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/1490858986952706120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/1490858986952706120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/10/arti-sahabat.html' title='Arti Sahabat'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SS5Ia4dlvzI/AAAAAAAAAC4/Rg3GEjtFNek/s72-c/sahabat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-7408572525359216826</id><published>2008-10-28T22:07:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T22:14:49.671-07:00</updated><title type='text'>Kisah Empat Lilin</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SQfwovqFrxI/AAAAAAAAAAo/6OCJ3rX_oTY/s1600-h/lilin.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262439272384147218" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 259px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SQfwovqFrxI/AAAAAAAAAAo/6OCJ3rX_oTY/s320/lilin.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ada 4 lilin yang menyala,Sedikit demi sedikit habis meleleh.Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.&lt;br /&gt;Lilin yang pertama berkata: "Aku adalah Damai Namun manusia tak mampu menjagaku, maka lebih baik aku mematikan diriku saja!" Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian lilin yang kedua berkata: "Aku adalah Iman Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, Untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala". Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.&lt;br /&gt;Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:" Aku adalah CintaTak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya". Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.Tanpa terduga...Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata:" Ekh apa yang terjadi?! Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!"  Lalu ia mengangis tersedu-sedu.Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata: "Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya: Akulah"HARAPAN"Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN yang ada dalam hati kita.......dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!!!"&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-7408572525359216826?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/7408572525359216826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=7408572525359216826' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/7408572525359216826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/7408572525359216826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/10/kisah-empat-lilin.html' title='Kisah Empat Lilin'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SQfwovqFrxI/AAAAAAAAAAo/6OCJ3rX_oTY/s72-c/lilin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-7365723589240382916</id><published>2008-10-28T21:47:00.001-07:00</published><updated>2008-10-28T21:49:20.207-07:00</updated><title type='text'>Kisah Sang Pendonor Sum-Sum Tulang Belakang dan Si Pemerkosa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;17 Mei 1992 di parkiran mobil ke- 5 Wayeli , seorang wanita kulit putih diperkosa oleh seorang kulit hitam. Tak lama kemudian, sang wanita melahirkan seorang bayi perempuan berkulit hitam. Ia dan suaminya tiba-tiba saja menanggung tanggung jawab untuk memelihara anak ini. Sayangnya, sang bayi kini menderita leukemia (kanker darah). Dan ia memerlukan transfer sumsum tulang belakang segera. Ayah kandungnya merupakan satu-satunya penyambung harapan hidupnya. Berharap agar pelaku pada waktu itu saat melihat berita ini, bersedia menghubungi Dr. Adely di RS Elisabeth. Berita pencarian orang ini membuat seluruh masyarakat gempar. Setiap orang membicarakannya. Masalahnya adalah apakah orang hitam ini berani muncul Padahal jelas ia akan menghadapi kesulitan besar, Jika ia berani muncul, ia akan menghadapi masalah hukum, dan ada kemungkinan merusak kehidupan rumah tangganya sendiri. Jika ia tetap bersikeras untuk diam, ia sekali lagi membuat dosa yang tak terampuni. Kisah ini akan berakhir bagaimanakah ?Seorang anak perempuan yang menderita leukimia ternyata menyimpan suatu kisah yang memalukan di suatu perkampungan Itali. Martha, 35 thn, adalah wanita yang menjadi pembicaraan semua orang. Ia dan suaminya Peterson adalah warga kulit putih, tetapi di antara kedua anaknya, ternyata terdapat satu yang berkulit hitam. Hal ini menarik perhatian setiap orang di sekitar mereka untuk bertanya, Martha hanya tersenyum kecil berkata pada mereka bahwa nenek berkulit hitam, dan kakeknya berkulit putih, maka anaknya Monika mendapat kemungkinan seperti ini Musim gugur 2002, Monika yang berkulit hitam terus menerus mengalami demam tinggi. Terakhir , Dr. Adely memvonis Monika menderita leukimia. Harapan satu-satunya hanyalah mencari pedonor sumsum tulang belakang yang paling cocok untuknya. Dokter menjelaskan lebih lanjut. Diantara mereka yang ada hubungan darah dengan Monika merupakan cara yang paling mudah untuk menemukan pedonor tercocok. Harap seluruh anggota keluarga kalian berkumpul untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang. Raut wajah Martha berubah, tapi tetap saja seluruh keluarga menjalani pemeriksaan. Hasilnya tak satupun yang cocok. Dokter memberitahu mereka, dalam kasus seperti Monika ini, mencari pedonor yang cocok sangatlah kecil kemungkinannya. Sekarang hanya ada satu cara yang paling manjur, yaitu Martha dan suaminya kembali mengandung anak lagi. Dan mendonorkan darah anak untuk Monika. Mendengar usul ini Martha tiba-tiba menjadi panik, dan berkata tanpa suara Tuhan. . kenapa menjadi begini ? Ia menatap suaminya, sinar matanya dipenuhi ketakutan dan putus asa. Peterson mengerutkan keningnya berpikir. Dr. Adely berusaha menjelaskan pada mereka, saat ini banyak orang yang menggunakan cara ini untuk menolong nyawa para penderita leukimia, lagi pula cara ini terhadap bayi yang baru dilahirkan sama sekali tak ada pengaruhnya. Hal ini hanya didengarkan oleh pasangan suami istri tersebut, dan termenung begitu lama. Terakhir mereka hanya berkata, Biarkan kami memikirkannya kembali.Malam kedua, Dr. Adely tengah bergiliran tugas, tiba-tiba pintu ruang kerjanya terbuka, pasangan suami-istri tersebut. Martha menggigit bibirnya keras, suaminya Peterson, menggenggam tangannya, dan berkata serius pada dokter. Kami ada suatu hal yang perlu memberitahumu. Tapi harap Anda berjanji untuk menjaga kerahasiaan ini, karena ini merupakan rahasia kami suami-istri selama beberapa tahun. Dr. Adely menganggukkan kepalanya. Itu adalah 10 tahun lalu, bulan Mei tahun 1992. Waktu itu anak kami yang pertama, Eleana telah berusia 2 tahun. Martha bekerja di sebuah restoran fast food. Setiap hari pukul 10 malam baru pulang kerja. Malam itu, turun hujan lebat. Saat Martha pulang kerja, seluruh jalanan telah tiada orang satupun. Saat melalui suatu parkiran yang tak terpakai lagi. Martha mendengan suara langkah kaki, dengan ketakutan memutar kepala untuk melihat, seorang remaja berkulit hitam tengah berdiri di belakang tubuhnya. Orang tersebut menggunakan sepotong kayu, memukulnya hingga pingsan, dan memperkosanya. Saat Martha sadar, dan pulang ke rumah dengan tergesa-gesa, waktu telah menunjukkan pukul 1 malam. Waktu itu aku bagaikan gila keluar rumah mencari orang hitam itu untuk membuat perhitungan. Tapi telah tak ada bayangan orang satupun. Malam itu kami hanya dapat memeluk kepala masing-masing menahan kepedihan. Sepertinya seluruh langit runtuh. Bicara sampai sini, Peterson telah dibanjiri air mata, Ia melanjutkan kembali . Tak lama kemudian Martha mendapati dirinya hamil. Kami merasa sangat ketakutan, kuatir bila anak yang dikandungnya merupakan milik orang hitam tersebut. Martha berencana untuk menggugurkannya, tapi aku masih mengharapkan keberuntungan, mungkin anak yang dikandungnya adalah bayi kami. Begitulah, kami ketakutan menunggu beberapa bulan. Maret 1993, Martha melahirkan bayi perempuan, dan ia berkulit hitam. Kami begitu putus asa, pernah terpikir untuk mengirim sang anak ke panti asuhan. Tapi mendengar suara tangisnya, kami sungguh tak tega. Terlebih lagi bagaimanapun Martha telah mengandungnya, ia juga merupakan sebuah nyawa. Aku dan Martha merupakan warga Kristen yang taat, pada akhirnya kami memutuskan untuk memeliharanya, dan memberinya nama Monika. Mata Dr. Adely juga digenangi air mata, pada akhirnya ia memahami kenapa bagi kedua suami istri tersebut kembali mengandung anak merupakan hal yang sangat mengkuatirkan. Ia berpikir sambil mengangguk-anggukkan kepala berkata Memang jika demikian, kalian melahirkan 10 anak sekalipun akan sulit untuk mendapatkan donor yang cocok untuk Monika. Beberapa lama kemudian, ia memandang Martha dan berkata Kelihatannya, kalian harus mencari ayah kandung Monika. Barangkali sumsum tulangnya, atau sumsum tulang belakang anaknya ada yang cocok untuk Monika. Tetapi, apakah kalian bersedia membiarkan ia kembali muncul dalam kehidupan kalian ?Martha berkata : "Demi anak, aku bersedia berlapang dada memaafkannya. Bila ia bersedia muncul menyelamatkannya. Aku tak akan memperkarakannya. Dr. Adely merasa terkejut akan kedalaman cinta sang ibu. Berita pencarian yang istimewa ini mengakibatkan banjir pedonor sumsum tulang belakang. Terlebih lagi lewat waktu begitu lama, mau mencari sang pemerkosa di mana Martha dan Peterson mempertimbangkannya baik-baik, sebelum akhirnya memutuskan memuat berita pencarian ini di koran dengan menggunakan nama samaran. November 2002, di koranWayeli termuat berita pencarian ini, seperti yang digambarkan sebelumnya. Berita ini memohon sang pelaku pemerkosaan waktu itu berani muncul, demi untuk menolong sebuah nyawa seorang anak perempuan penderita leukimia !Begitu berita ini keluar, tanggapan masyarakat begitu menggemparkan. Kotak surat dan telepon Dr. Adely bagaikan meledak saja, kebanjiran surat masuk dan telepon, orang-orang terus bertanya siapakah wanita ini Mereka ingin bertemu dengannya, berharap dapat memberikan bantuan padanya. Tetapi Martha menolak semua perhatian mereka, iatak ingin mengungkapkan identitas sebenarnya, lebih tak ingin lagi identitas Monika sebagai anak hasil pemerkosaan terungkap. Saat ini juga seluruh media penuh dengan diskusi tentang bagaimana cerita ini berakhir. (surat kabar Roma) Komentar dengan topik : Orang hitam itu akan munculkah ? Jika orang hitam ini berani muncul, akan bagaimanakah masyarakatkita sekarang menilainya Akankah menggunakan hukum yang berlaku untuk menghakiminya Haruskah ia menerima hukuman dan cacian untuk masa lalunya, ataukah ia harus menerima pujian karena keberaniannya hari ini ? (Surat kabar Wayeli) manulis topik Bila Anda orang berkulit hitam itu, apa tindakan yang Anda lakukan? sebagai bahan diskusi. Dan menarik berbagai pendapat akan sulitnya berada di dua pilihan ini. Bagian penjara setempat terus berupaya membantu Martha, memberikan laporan terpidana hukuman pada tahun 1992 pada RS. Dikarenakan jumlah orang berkulit hitam di kota ini hanya sedikit, maka dalam 10 tahun terakhir ini juga hanya sedikit jumlah terhukum berkulit hitam. Mereka berkata pada Martha : Sekalipun beberapa orang bukanlah terhukum karena tindak perkosaan, tapi mungkin beberapa juga menemui hal seperti ini. Beberapa orang ini juga sebagian telah keluar penjara, sebagian lainnya masih berada di dalam penjara. Martha dan Peterson menghubungi beberapa orang ini, begitu banyak terpidana waktu itu yang bersungguh-sungguh dan antusias untuk memberikan petunjuk.Tapi sayangnya, mereka semua bukanlah orang hitam yang memperkosanya waktu itu. Tak lama kemudian, kisah Martha menyebar ke seluruh rumah tahanan, tak sedikit terpidana yang tergerak karena kasih ibu ini, tak peduli mereka berkulit hitam maupun berkulit putih, mereka semua bersukarela mendaftar untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang, berharap dapat mendonorkannya untuk Monika. Tapi tak satupun pedonor yang memenuhi kriteria di antara mereka. Berita pencarian ini mengharukan banyak orang, tak sedikit orang yang bersukarela untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang, untuk mengetahui apakah dirinya memenuhi kriteria. Para sukarelawan semakin lama semakin bertambah, di Wayeli timbullah wabah untuk mendonorkan sumsum tulang belakang. Hal yang mengejutkan adalah kesediaan para sukarelawan ini menyelamatkan banyak penderita leukimia lainnya, sayangnya Monika tak termasuk diantara mereka yang beruntung. Martha dan Peterson menantikan dengan panik kemunculan si kulit hitam. Akhirnya dua bulan telah lewat, orang ini tak muncul-muncul juga. Dengan tidak tenang, mereka mulai berpikir,mungkin orang hitam itu sudah telah meninggalkan dunia ini Mungkin ia telah meninggalkan jauh-jauh kampung halamannya. Sudah sejak lama tak berada di Itali. Mungkin ia tak bersedia merusak kehidupannya sendiri, tak ingin muncul. Tapi tak peduli bagaimanapun, asalkan Monika hidup sehari lagi, mereka tak rela untuk melepaskan harapan untuk mencari orang hitam itu. Disaat sebuah jiwa merana tak menentu, harapan selalu disaat keputusasaan melanda kembali muncul. Saat itu berita pencarian juga muncul di Napulese, memporakporandakan perasaan seorang pengelola toko minuman keras berusia 30 tahun. Iaseorang kulit hitam, bernama Ajili. 17 Mei 1992 waktu itu, ia memiliki lembaran tergelam merupakan mimpi terburuknya di malam berhujan itu. Ia adalah sang peran utama dalam kisah ini. Tak seorangpun menyangka, Ajili yang sangat kaya raya itu, pernah bekerja sebagai pencuci piring panggilan. Dikarenakan orang tuanya telah meninggal sejak ia masih muda, ia yang tak pernah mengenyam dunia pendidikan terpaksa bekerja sejak dini. Ia yang begitu pandai dan cekatan, berharap dirinya sendiri bekerja dengan giat demi mendapatkan sedikit uang dan penghargaan dari orang lain. Tapi sialnya, bosnya merupakan seorang rasialis, yang selalu mendiskriminasikannya. Tak peduli segiat apapun dirinya, selalu memukul dan memakinya. 17 Mei 1992, merupakan ulang tahunnya ke 20, ia berencana untuk pulang kerja lebih awal merayakan hari ulang tahunnya. Siapa menyangka, ditengah kesibukan ia memecahkan sebuah piring. Sang bos menahan kepalanya, memaksanya untuk menelan pecahan piring. Ajili begitu marah dan memukul sang bos, lalu berlari keluar meninggalkan restoran. Ditengah kemarahannya ia bertekad untuk membalas dendam pada si kulit putih. Malam berhujan lebat, tiada seorangpun lewat, dan di parkiran ia bertemu Martha. Untuk membalaskan dendamnya akibat pendiskriminasian, ia pun memperkosa sang wanita yang tak berdosa ini. Tapi selesai melakukannya, Ajili mulai panik dan ketakutan. Malam itu juga ia menggunakan uang ulang tahunnya untuk membeli tiket KA menuju Napulese, meninggalkan kota ini. Di Napulese, ia bertemu keberuntungannya. Ajili mendapatkan pekerjaan dengan lancar di restoran milik orang Amerika. Kedua pasangan Amerika ini sangatlah mengagumi kemampuannya, dan menikahkannya dengan anak perempuan merka, Lina, dan pada akhirnya juga mempercayainya untuk mengelola toko mereka. Beberapa tahun ini, iayang begitu tangkas, tak hanya memajukan bisnis toko minuman keras ini, ia juga memiliki 3 anak yang lucu. Dimata pekerja lainnya dan seluruh anggota keluarga, Ajili merupakan bos yang baik, suami yang baik, ayah yang baik. Tapi hati nuraninya tetap membuatnya tak melupakan dosa yang pernah diperbuatnya. Ia selalu memohon ampun pada Tuhan dan berharap Tuhan melindungi wanita yang pernah diperkosanya, berharap ia selalu hidup damai dan tentram. Tapi ia menyimpan rahasianya rapat-rapat, tak memberitahu seorangpun. Pagi hari itu, Ajili berkali-kali membolak-balik koran, ia terus mempertimbangkan kemungkinan dirinyalah pelaku yang dimaksud. Sedikitpun ia tak pernah membayangkan bahwa wanita malangitu mengandung anaknya, bahkan menanggung tanggung jawab untuk memelihara dan menjaga anak yang awalnya bukanlah miliknya. Hari itu, Ajili beberapa kali mencoba menghubungi no. Telepon Dr. Adely. Tapi setiap kali, belum sempat menekan habis tombol telepon, ia telah menutupnya kembali. Hatinya terus bertentangan, bila ia bersedia mengakui semuanya, setiap orang kelak akan mengetahui sisi terburuknya ini, anak-anaknya tak akan lagi mencintainya, ia akan kehilangan keluarganya yang bahagia dan istrinya yang cantik. Juga akan kehilangan penghormatan masyarakat disekitarnya. Semua yang ia dapatkan dengan ditukar kerja kerasnya bertahun-tahun. Malam itu, saat makan bersama, seluruh keluarga mendiskusikan kasus Martha. Sang istri, Lina berkata :"Aku sangat mengagumi Martha. Bila aku diposisinya, aku tak akan memiliki keberanian untuk memelihara anak hasil perkosaan hingga dewasa. Aku lebih mengagumi lagi suami Martha, ia sungguh pria yang patut dihormati, tak disangka ia dapat menerima anak yang demikian". Ajili termenung mendengarkan pendapat istrinya, dan tiba-tiba mengajukan pertanyaan :Kalau begitu, bagaimana kau memandang pelaku pemerkosaan itu? Sedikitpun aku tak akan memaafkannya !!! Waktu itu ia sudah membuat kesalahan, kali ini juga hanya dapat meringkuk menyelingkupi dirinya sendiri, ia benar-benar begitu rendah, begitu egois, begitu pengecut ! Ia benar-benar seorang pengecut ! demikian istrinya menjawab dengan dipenuhi api kemarahan. Ajili mendengarkan saja, tak berani mengatakan kenyataan pada istrinya. Malam itu, anaknya yang baru berusia 5 tahun begitu rewel tak bersedia tidur, untuk pertama kalinya Ajili kehilangan kesabaran dan menamparnya. Sang anak sambil menangis berkata :"Kau ayah yang jahat, aku tak mau peduli kamu lagi. Aku tak ingin kau menjadi ayahku". Hati Ajili bagai terpukul keras mendengarnya, ia pun memeluk erat-erat sang anak dan berkata : "Maaf, ayah tak akan memukulmu lagi. Ayah yang salah, maafkan papa ya". Sampai sini, Ajili pun tiba-tiba menangis. Sang anak terkejut dibuatnya, dan buru-buru berkata padanya untuk menenangkan ayahnya : "Baiklah, kumaafkan. Guru TK ku bilang, anak yang baik adalah anak yang mau memperbaiki kesalahannya. Malam itu, Ajili tak dapat terlelap, merasa dirinya bagaikan terbakar dalam neraka. Dimatanya selalu terbayang kejadian malam berhujan deras itu, dan bayangan sang wanita. Ia sepertinya dapat mendengarkan jerit tangis wanita itu. Tak henti-hentinya ia bertanya pada dirinya sendiri : "Aku ini sebenarnya orang baik, atau orang jahat ?" Mendengar bunyi napas istrinya yang teratur, ia pun kehilangan seluruh keberaniannya untuk berdiri. Hari kedua, ia hampir tak tahan lagi rasanya. Istrinya mulai merasakan adanya ketidakberesan pada dirinya, memberikan perhatian padanya dengan menanyakan apakah ada masalah Dan ia mencari alasan tak enak badan untuk meloloskan dirinya. Pagi hari di jam kerja, sang karyawan menyapanya ramah : "Selamat pagi, manager !" Mendengar itu, wajahnya tiba-tiba menjadi pucat pasi, dalam hati dipenuhi perasaan tak menentudan rasa malu. Ia merasa dirinya hampir menjadi gila saja rasanya. Setelah berhari-hari memeriksa hati nuraninya, Ajili tak dapat lagi terus diam saja, iapun menelepon Dr. Adely. Ia berusaha sekuat tenaga menjaga suaranya supaya tetap tenang : "Aku ingin mengetahui keadaan anak malang itu. Dr. Adely memberitahunya, keadaan sang anak sangat parah. Dr. Adely menambahkan kalimat terakhirnya berkata :"Entah apa ia dapat menunggu hari kemunculan ayah kandungnya. Kalimat terakhir ini menyentuh hati Ajili yang paling dalam, suatu perasaan hangat sebagai sang ayah mengalir keluar, bagaimanapun anak itu juga merupakan darah dagingnya sendiri ! Ia pun membulatkan tekad untuk menolong Monika. Ia telah melakukan kesalahan sekali, tak boleh kembali membiarkan dirinya meneruskan kesalahan ini. Malam hari itu juga, ia pun mengobarkan keberaniannya sendiri untuk memberitahu sang istri tentang segala rahasianya. Terakhir ia berkata : "Sangatlahmungkin bahwa aku adalah ayah Monika Aku harus menyelamatkannya Lina sangat terkejut, marah dan terluka, mendengar semuanya, ia berteriak marah :"Kau PEMBOHONG !" Malam itu juga iamembawa ketiga anak mereka, dan lari pulang ke rumah ayah ibunya. Ketika ia memberitahu mereka tentang kisah Ajili, kemarahan kedua suami-istri tersebut dengan segera mereda. Mereka adalah dua orang tua yang penuh pengalaman hidup, mereka menasehatinya :"Memang benar, kita patut marah terhadap segala tingkah laku Ajili di masa lalu. Tapi pernahkah kamu memikirkan, ia dapat mengulurkan dirinya untuk muncul, perlu berapa banyak keberanian besar. Hal ini membuktikan bahwa hati nuraninya belum sepenuhnya terkubur. Apakah kau mengharapkan seorang suami yang pernah melakukan kesalahan tapi kini bersedia memperbaiki dirinya Ataukah seornag suami yang selamanya menyimpan kebusukan ini didalamnya ?" Mendengar ini Lina terpekur beberapa lama. Pagi-pagi di hari keuda, ia langsung kembali ke sisi Ajili, menatap mata sang suami yang dipenuhi penderitaan, Lina menetapkan hatinya berkata :"Ajili, pergilah menemui Dr. Adely ! Aku akan menemanimu !"3 Februari 2003, suami istri Ajili, menghubungi Dr. Adely. 8 Februari, pasangan tersebut tiba di RS Elisabeth, demi untuk pemeriksaan DNA Ajili. Hasilnya Ajili benar-benar adalah ayah Monika. Ketika Martha mengetahui bahwa orang hitam pemerkosanya itu pada akhirnya berani memunculkan dirinya, ia pun tak dapat menahan air matanya. Sepuluh tahun ini ia terus memendam dendam kesumat terhadap Ajili, namun saat ini ia hanya dipenuhi perasaan terharu. Segalanya berlangsung dalam keheningan. Demi untuk melindungi pasangan Ajili dan pasangan Martha, pihak RS tidak mengungkapkan dengan jelas identitas mereka semua pada media, dan juga tak bersedia mengungkapkan keadaan sebenarnya, mereka hanya memberitahu media bahwa ayah kandung Monika telah ditemukan. Berita ini mengejutkan seluruh pemerhati berita ini. Mereka terus-menerus menelepon, menulis surat pada Dr. Adely, memohon untuk dapat menyampaikan kemarahan mereka pada orang hitam ini, sekaligus penghormatan mereka padanya. Mereka berpendapat :"Barangkali ia pernah melakukan tindak pidana, namun saat ini ia seorang pahlawan !"10 Februari, kedua pasangan Martha dan suami memohon untuk dapat bertemu muka langsung dengan Ajili. Awalnya Ajili tak berani untuk menemui mereka, namun pada permohonan ketiga Martha, iapun menyetujui hal ini. 18 Februari, dalam ruang tertutup dan dirahasiakan di RS, Martha bertemu langsung dengan Ajili. Ajili baru saja memangkas rambutnya, saat ia melihat Martha, langkah kakinya terasa sangatlah berat, raut wajahnya memucat. Martha dan suaminya melangkah maju, dan mereka bersama-sama saling menjabat tangan masing-masing, sesaat ketiga orang tersebut diam tanpa suara menahan kepedihan, sebelum akhirnya air mata mereka bersama-sama mengalir. Beberapa waktu kemudian, dengan suara serak Ajili berkata : "Maaf. . .mohon maafkan aku !" Kalimat ini telah terpendam dalam hatiku selama 10 tahun. Hari ini akhirnya aku mendapat kesempatan untuk mengatakannya langsung kepadamu. Martha menjawab :"Terima kasih kau dapat muncul. Semoga Tuhan memberkati, sehingga sumsum tulang belakangmu dapat menolong putriku". 19 Februari, dokter melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang Ajili. Untungnya, sumsum tulang belakangnya sangat cocok bagi Monika Sang dokter berkata dengan antusias : "Ini suatu keajaiban !"22 Februari 2003, sekian lama harapan masyarakat luas akhirnya terkabulkan. Monika menerima sumsum tulang belakang Ajili, dan pada akhirnya Monika telah melewati masa kritis. Satu minggu kemudian, Monika boleh keluar RS dengan sehat walafiat. Martha dan suami memaafkan Ajili sepenuhnya, dan secara khusus mengundang Ajili dan Dr. Adely datang ke rumah mereka untuk merayakannya. Tapi hari itu Ajili tidak hadir, ia memohon Dr. Adely membawa suratnya bagi mereka. Dalam suratnya ia menyatakan penyesalan dan rasa malunya berkata :"Aku tak ingin kembali mengganggu kehidupan tenang kalian. Aku berharap Monika berbahagia selalu hidup dan tumbuh dewasa bersama kalian. Bila kalian menghadapi kesulitan bagaimanapun, harap hubungi aku, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu kalian". Saat ini juga, aku sangat berterima kasih pada Monika, dari dalam lubuk hatiku terdalam, dialah yang memberiku kesempatan untuk menebus dosa. Dialah yang membuatku dapat memiliki kehidupan yang benar-benar bahagia di separoh usiaku selanjutnya. Ini adalah hadiah yang ia berikan padaku &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;!----------------------------------------------------------------------------------------------Note :Seberapa beranikah kita mengakui kesalahan kita, walau dengan resiko seberat apapun?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-7365723589240382916?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/7365723589240382916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=7365723589240382916' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/7365723589240382916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/7365723589240382916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/10/kisah-sang-pendonor-sum-sum-tulang.html' title='Kisah Sang Pendonor Sum-Sum Tulang Belakang dan Si Pemerkosa'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-602885582350856347</id><published>2008-10-28T21:39:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T21:43:40.592-07:00</updated><title type='text'>Analogi Tuhan dan Tukang Cukur</title><content type='html'>Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.Si tukang cukur bilang,'Saya tidak percaya Tuhan itu ada'.'Kenapa kamu berkata begitu ???' timpal si konsumen.'Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan ....untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku,jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit ??, Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan  Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi. Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar mlungker – mlungker - istilah jawa-nya', kotor dan brewok yang tidak dicukur.Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata, 'Kamu tahu,sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR.'  Si tukang cukur tidak terima, 'Kamu kok bisa bilang begitu ??'. 'Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu !''Tidak!' elak si konsumen. 'Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana', si konsumen menambahkan.'Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!', sanggah si tukang cukur. 'Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri,kenapa mereka tidak datang ke saya', jawab si tukang cukur membela diri. 'Cocok!' - kata si konsumen menyetujui. 'Itulah point utama-nya!.Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA !, Tapi apa yang terjadi...orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAUMENCARI-NYA.Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di duniaini.' Si tukang cukur terbengong !!!!Allahu Akbar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-602885582350856347?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/602885582350856347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=602885582350856347' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/602885582350856347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/602885582350856347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/10/analogi-tuhan-dan-tukang-cukur.html' title='Analogi Tuhan dan Tukang Cukur'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-1882860911883740758</id><published>2008-10-28T21:26:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T22:14:43.871-08:00</updated><title type='text'>Islam, Cinta dan Takdir</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvDCfWrI6I/AAAAAAAAABg/yqhoaijv4U0/s1600-h/images[2].jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268018636683682722" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 135px; CURSOR: hand; HEIGHT: 90px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvDCfWrI6I/AAAAAAAAABg/yqhoaijv4U0/s320/images%5B2%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Yes, Masuk.”Teriak Dhika ketika berhasil memasukkan bola ke dalam ring basket.&lt;br /&gt;“Wuiz keren bro.”Ucap Yoyo melihat aksi sahabatnya tadi.Eitz…bukan atraksi topeng monyet yang diperankan Dhika tapi atraksi main basketnya yang super duper keren.Wajar juga sih karena dia ketua tim basket di SMA Pertiwi padahal dia masih kelas satu loh.&lt;br /&gt;“Capek neh.Oya abiz ini mau ikut aku ngga?”Tanya Dika sambil mengipas-ngipaskan tanganannya di depan muka.&lt;br /&gt;“Kemana?”&lt;br /&gt;“Go to Library.”Ucap Dika santai.&lt;br /&gt;“What??”Tanya Yoyo kaget coz sebenernya dia paling alergi pergi ke perpust&lt;br /&gt;Wuitz…bro jangan salah meskipun Dhika anak basket tapi dia tetep ngutamain pendidikan apalagi dia punya cita-cita yang mulia loh yaitu jadi Dokter.Pasti ngga nyangka kan?Cowo sekeren Dhika yang jago basket punya cita-cita yang kebanyakan diminati ma anak-anak kutu buku.&lt;br /&gt;Dhika berjalan menuju perpustakaan sekolah yang letaknya di lantai 3 dan tak lupa sang asisten selalu mengawalnya.Siapa lagi kalo bukan Yoyo mariyoriyo hehe..sebenernya sih namanya Rio Sebastian tapi dasar Dhikanya aja yang usil nama Rio yang sebagus itu diganti Rio mariyoriyo.Lantai 3 dengan 20 anak tangga yang terlihat begitu tinggi dari bawah membuat mereka lemas sebelum bertanding hehe…. Kata orang Tegal sih Nyali ciut ewedene durung di lakokna yang dalam bahasa Indonesia artinya Nyali ciut padahal belum melakukan pekerjaan itu .Tangga menuju lantai kedua tinggal 2 tangga lagi,kini sisa tenaga mulai berkurang karena semua tenaga sudah terkuras habis untuk main basket.Dan Alhamdulillah mereka tlah sampai di lantai 2 sekarang mereka berusaha menuju lantai 3 dan yoyo terlihat semakin lemas sedang Dhika mulai melangkahkan kakinya satu persatu ke anak tangga menuju lantai 3.Empat….Tiga…Dua…Satu… dan berhasil Dhika tlah sampai di lantai 3,coba kalo ada Dora disamping Dhika.Dora itu tuwh si kartun berambut Bob pasti dia akan teriak Berhasil…Berhasil.Tapi sayangnya ngga ada Dora adanya si Yoyo.Eitz…ngomongin soal Yoyo Dhika jadi ingat kemana neh anak kok belum muncul-muncul juga ya?.Dhika berhenti sejenak dia masih membungkukkan badannya membelakangi anak tangga sambil menunggu Yoyo.&lt;br /&gt;“Permisi,saya mau lewat.”Ucap seorang gadis berjilbab putih dengan pakaian osisnya.&lt;br /&gt;Dhika mendengakkan kepala berusaha melihat siapa yang berbicara kepadanya.&lt;br /&gt;Wow…gadis berjilbab putih yang amat cantik en ngga hanya terlihat cantik dari luar tapi inner beauty nya pun amat terlihat.Sedetik…dua detik…tiga detik..mereka saling berpandangan.Kata pak Ustadz pandangan pertama itu rejeki tapi pandangan selanjutnya adalah dosa.Tapi mana Dhika tau orang dateng ke pengajian aja dia jarang banget namun tiba-tiba cewek di depannya itu teringat kata-kata pak ustadz tadi.&lt;br /&gt;“Astagfirullah hal adzim”Ucap cewek berjilbab itu. Kemudian ia segera pergi meninggalkan Dhika yang masih heran karna baru kali ini ada cewek yang bertemu dengannya dan berkata Astafirullah hal adzim.&lt;br /&gt;”Dasar cewek aneh tapi lucu juga .”Ucap Dhika setelah cewek itu sudah tak tampak lagi&lt;br /&gt;“Siapa yang aneh?”Tanya Yoyo yang baru tiba di lantai 3&lt;br /&gt;“Bukan..eh bukan siapa-siapa kok.”&lt;br /&gt;“Yang bener..?”Goda Yoyo yang membuat Dhika semakin salting alias salah tingkah&lt;br /&gt;“Ah..udahlah kita ke perpust.”Jawab Dhika ngeles.Rio hanya diam mengikuti Dhika masuk ke dalam perpustakaan karna dia tahu kalo sahabatnya yang satu ini paling ngga bisa di paksa buat mengakui sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                                                                   ****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki ruang kelas yang begitu rame kalo dipikir-pikir sih lebih mirip pasar ayam dari pada kelas dan apesnya kelas yang di maksud adalah kelas unggulan yaitu kelas XI IPA1.Sherly melangkahkan kakinya menuju sebuah meja nomor dua dari depan dan ia duduk di bangku itu.&lt;br /&gt;“Sher,tadi aku ngeliat itu tuh.. ketua tim basket kita.”Ucap Viona yang tiba-tiba nongol dari belakang.&lt;br /&gt;”Truz?”Tanya Sherly heran karna dia tak merasa mengenal siapa yang di maksud.&lt;br /&gt;”Truz?ehm..Ehm..ga ada apa-apa sih.”jawab Viona yang kelihatan gugup.&lt;br /&gt;”Kamu suka sama dia?”Tanya Sherly penuh selidik.&lt;br /&gt;”Ngga kok.”Jawab Viona mengelak.&lt;br /&gt;“Kalo iya juga ngga apa-apa toh wajar kan kalo cewek suka sama cowok?”&lt;br /&gt;“Loh,emang sekarang islam sudah ngebolehin pacaran ya?”Viona terliat begitu antusias.&lt;br /&gt;“Siapa bilang?”Tanya Sherly heran&lt;br /&gt;“Tadi kan kamu sendiri yang bilang.”&lt;br /&gt;“Bukan itu maksudku,rasa suka terhadap lawan jenis itu manusiawi dan itu emang harus ada kalo seseorang ngga pernah ngalamin itu selama hidupnya malah bisa dikatakan orang itu ngga normal tapi untuk pacaran ngga boleh coz aktivitas dalam pacaran itu banyak yang menimbulkan dosa.”Ucap Sherly eh pasti kalian pada mikir kok Sherly kaya bu ustadzah ya?Ya jawabannya selain karna dia ketua keputrian Rohis di SMA ini dia juga bercita-cita jadi psikolog handal.Maka dari itu dia suka banget ndengerin orang curhat dan ngasih solusi buat siapapun yang curhat ma dia.&lt;br /&gt;“Bener juga kata kamu,tapi masa sih aku harus ngikutin kamu jadi orang alim?sedangkan kita kan beda kamu anak rohis sedangkan aku anak dance.Jadi aku boleh dong pacaran?”Tanya Viona menggebu-gebu karna dia ngerasa ngga setuju dengan pendapat Sherly.&lt;br /&gt;“Semua terserah kamu tapi sebagai temen aku hanya bisa mengingatkan.”&lt;br /&gt;“Sher,thanks ya udah ndengerin aku curhat..”Ucap Viona sambil mengeluarkan senyum manisnya&lt;br /&gt;“Same-Same” ucap Sherly teringat duo kembar penyanyi ganteng faforitnya siapa lagi kalo bukan Same-Same.&lt;br /&gt;“Kalo dipikir-pikir dunia ini emang aneh, nyadar ngga sih lo? banyak kesamaan dalam bahasa contohnya kata ulang Sama kalo orang barat ngomong Same-Same kalo orang Indonesia ngomongnya Sama-Sama nah kalo orang jawa beda lagi mereka ngomongnya Sami-Sami, hehe…” celetuk Viona ngasal&lt;br /&gt;“Dasar orang aneh” ucap Sherly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                         *******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adinda Sherlyta Az-zahra” Ucap Dhika ketika membaca papan pengumuman hasil seleksi siswa teladan tingkat kota n’ you know?? si cewek berjilbab itu tuh berhasil jadi siswa teladan se kota Bandung loh. N’ Guess apa yang terjadi sedetik kemudian??&lt;br /&gt;Yupz tebakan kamu bener banget ,hehe…bagi yang salah jangan sedih ya…!! Masih ada kesempatan kedua kok kayak lagunya tangga, akh..udah kok jadi ngelantur gini sih? kembali ke sedetik kemudian&lt;br /&gt;“Maaf ada apa ya kamu manggil nama lengkap saya?” Ucap Sherly sopan pada cowok yang membelakanginya. Jadi gini tadi saat Dhika ngebaca nama di papan pengumuman Sherly lewat dibelakangnya n’ berhubung dia ngedenger namanya disebut-sebut sontak ia langsung menanyakan ke orang di depannya.&lt;br /&gt;Dhika membalikkan badannya dan dia sama sekali ngga nyangka kalo cewek yang ada di depannya adalah ‘malaikat hatinya’ hehe..hiperbola banget ya??tapi ya begitulah kiranya menurut Dhika dan lagi lagi terjadi pandangan maut diantara mereka berdua. Emang bener kata pepatah kalo buat menghindarkan dari Zina tubuh lebih mudah dibandingkan jika kita harus menghindarkan diri dari zina mata.Buktinya cewe sealim ini aja masih susah ngejaga pandangannya.&lt;br /&gt;Sedetik….dua detik…….. tiga detik…….&lt;br /&gt;“Astagfirullah hal adzim” Sherly membalikkan badan dan melangkah pergi.&lt;br /&gt;“Sherly” teriak Dhika&lt;br /&gt;Sherly menoleh namun 4 menit kemudian ia pergi meninggalkan Dhika yang masih kebingungan.&lt;br /&gt;“Aku bingung kenapa otakku tak bisa berhenti memikirkan cewek aneh itu” Ucap Dhika lirih….&lt;br /&gt;“”Weh… dasar Oon udah masuk neh bukannya masuk malah jadi patung disini mau ngegantiin patung pancoran kang?” teriak Rio dengan sedikit medok Sunda-nya&lt;br /&gt;“Kaget tau!! Dasar Yoyo mariyoriyo”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                     ***********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana kelas yang ramenya minta ampun bikin pusing kepala maklumlah neh kelas jam pertama mau ulangan fisika yah wajarlah bagi anak IPA 1 remidi adalah musuh bebuyutan mereka jadi So pasti, mereka ngga akan mau kenal ato ketemu remidi…hehehe, tapi neh di bangku paling pojok belakang si Sherly tak memegang buku satupun. Ia asyik dengan fantasinya antara Islam Cinta dan Takdir. Ia bingung dengan semua yang terjadi padanya ternyata jatuh cinta ngga semudah yang ia pikirkan apalagi VMJ alias Virus Merah Jambu ini ia sendiri yang mengalami. Yah tau lah VMJ menyengat cewe lain sih mungkin bukan masalah yang patut dibesar-besarkan tapi kalo menyengat ketua keputrian gimana?? Kalo kata nagabonar sih apa kata dunia??&lt;br /&gt;Islam mengharamkan pacaran karena aktivitas pacaran banyak yang ngga sesuai dengan syariat islam, nah lo? Tapi sampai sekarang ia ngga tahu solusi apa untuk menyalurkan cinta kita ke lawan jenis tanpa yang namanya suatu ikatan non formal yaitu pacaran. Terlebih kita tahu bahwa Allah SWT menciptakan mahluknya dan memberikan mereka sebuah anugrah yaitu rasa Cinta. Dubrak…tambah ruwet juga neh pikiran Sherly saking ruwetnya Benteng Takeshi yang rumitnya minta ampun tuk di lewati ternyata masih ruwet pikiran neh cewek.&lt;br /&gt;Truz…Allah juga mengatur takdir manusia termasuk jodoh kalau gitu bukan salah kita dong kalau kita jatuh Cinta??&lt;br /&gt;“Akh…PUSING” teriak Sherly tanpa sadar membuat seisi kelas terdiam&lt;br /&gt;“Udahlah belajar fisika ngga usah dibikin pusing lagian lo kan ahli fisika” Ucap Tegar ke Sherly. Emang dasar neh cowo sok tau banget. Andai Allah SWT memberikan manusia nikmat untuk bisa membaca pikiran orang mungkin si Tegar saat ini bakal Tengsin banget kalo tau apa yang dia omongin kagak nyambung ma yang dipikirin Sherly.&lt;br /&gt;Tak lama kemudian pak Anton memasuki kelas dan semua anak kembali ke tempat duduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                *******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara adzan terkumandang dengan merdu memanggil semua umat muslim untuk sholat dan tak terkecuali dengan Sherly ia melangkahkan kakinya yang indah seindah kaki Ken Dedes kata orang jadul sih cewek yang kakinya semulus,seputih dan seindah Ken Dedes nantinya akan melahirkan orang-orang terbaik yang kelak akan menjadi seorang pemimpin besar yang arif dan bijaksana. Tapi meneketehe kebenarannya gimana?&lt;br /&gt;Ia memasuki masjid dan tak di sengaja ia melihat siapa si pemilik suara merdu yang sedang adzan. Dan kamu tahu?? Subhanallah, Allahu Akbar sungguh maha besar Allah yang telah menciptakan langit dan bumi ini dengan segala keindahannya dan Dialah Tuhan yang mengatur segalaNya dari masalah ibadah hingga muamalah. Cowok yang sedang adzan itu tak lain dan tak bukan adalah Andhika Surya Pratama yang tak lain adalah Dhika si Kapten basket itu. Sherly hanya tercengang menyaksikan kebasaran Allah SWT terhadap perubahan orang yang diam-diam tlah mencuri hatinya. Dari bilik pintu Masjid ia hanya bisa mengucap Subhanallah.&lt;br /&gt;“Heran ya kak??” Tanya Rio dari belakang dan asal kalian tau Rio itu adikya Viona temen deket Sherly.&lt;br /&gt;“Hah??” Ucap Sherly Salting.&lt;br /&gt;“Udah sebulan ini Dhika emang berubah aku juga ngga tau apa yang terjadi ma dia tapi yang jelas dia hanya berkata dia mendapatkan hidayah dengan perantara malaikat hatinya”&lt;br /&gt;“Malaikat hati?maksudnya?” Tanya Sherly bingung karena setahu dia Allah ngga mengutus malaikat hati. Setahu dia neh Allah tuwh mengutus malaikat Jibril pembawa kabar gembira trus Malaikat pencatat amal baik dan amal buruk tapi ia tak pernah mendengar bahwa Allah menciptakan malaikat hati apalagi malaikat hati tugasnya membawa hidayah buat seseorang.&lt;br /&gt;“Aku juga ngga tau sih kak jelasnya gimana tapi kalo menurutku malaikat hati itu cewek yang sedang dia suka yang bisa ngebuat dia sadar kalo hidup tuh ngga selamanya.”&lt;br /&gt;“Jadi tambah bingung deh denger penjelasan kamu”&lt;br /&gt;“Ya udah kak kapan-kapan kita lanjutin ceritanya coz ini kan waktunya sholat lagian udah mau iqomah tuwh”&lt;br /&gt;“Oh ya…”&lt;br /&gt;Selesai sholat Sherly melangkahkan kaki meninggalkan Masjid dan tepat pada langkahnya yang ke 27 kaya pahala sholat berjamaah gitchu deh hehehe kembali ke langkah ke 27 tiba-tiba&lt;br /&gt;“Sherly”&lt;br /&gt;Sherly memalingkan wajahnya ke belakang melihat siapa yang memanggilnya.&lt;br /&gt;“Assalamualaikum” Ucap Dhika sopan.&lt;br /&gt;“Wa’alaikum salam” balas Sherly&lt;br /&gt;“Aku cuma mau mengucapkan terima kasih karena kamu tlah menjadi malaikat hatiku”&lt;br /&gt;“Maksud kamu?”&lt;br /&gt;“Aku rasa kamu tahu maksud aku karena Rio sudah menceritakan sedikit tentang aku kan?”&lt;br /&gt;“Tapi…” belum selesai Sherly ngomong Dhika meninggalkan Sherly dalam bekunya malam dibawah langit cerah kota Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                              **********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Malaikat hati??apa maksudnya ya??apa berarti dia punya perasaan yang sama dengan apa yang aku rasakan??tapi ‘NGGA’ aku harus inget kalo aku ketua keputrian jadi jangan sampai ada orang lain yang tau kalo aku jatuh cinta. Gimana aku bisa menasehati anggotaku untuk ngga pacaran kalo aku sendiri ikut-ikutan jatuh cinta apalagi sama Kapten Basket pasti seisi sekolah bakal heboh ditambah lagi dia kan adik kelasku bisa lebih gaswat ney’ pikir Sherly dalam hati&lt;br /&gt;Kemudian Ia membuka buku pemberian dari seseorang yang menyebutnya Malaikat hati siapa lagi kalo bukan si Dhika itu tuh si Cowo yang bisa bikin pendirian Sherly sempat goyah.&lt;br /&gt;Dan ketika ia membuka halaman pertama ada selembar kertas kecil yang jatuh. Sherly mengambil dan mulai membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaikum Malaikat hatiku,&lt;br /&gt;Aku tahu aku tak pantas untuk mengatakan ini&lt;br /&gt;Tapi hatiku meronta tuk mengatan semua yang ku rasa&lt;br /&gt;Aku….mencintaimu karena Allah&lt;br /&gt;Aku mencintaimu tanpa mengharap apapun&lt;br /&gt;Meski kata pejuang Cinta itu harus memiliki tapi kata Penyair Cinta itu tak harus memiliki&lt;br /&gt;Dan kini ku tahu maksud dari penyair itu&lt;br /&gt;Aku tahu kamu takkan bisa membalas cintaku&lt;br /&gt;Karna kau ketua keputrian dan engkau slalu berusaha menjaga hijabmu&lt;br /&gt;Tapi aku hanya ingin tahu apakah kau merasakan seperti yang ku rasa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata mengalir membasahi muka blasteran Belanda-Bandung ini siapa lagi kalo bukan Sherly.&lt;br /&gt;“Aku harus memilih , sebelum semuanya terlambat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                  ************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan gerbang SMA Pertiwi nampak Dhika yang sedang berdiri di depan pos Satpam menunggu Malaikat hatinya.&lt;br /&gt;“Sherly”&lt;br /&gt;“Dhika” Ucap Sherly bingung.&lt;br /&gt;“Aku Cuma mau nanya untuk yang pertama dan yang terakhir kalinya, apa kamu juga mencintai aku seperti aku mencintai kamu?”&lt;br /&gt;“Terakhir?Kenapa terakhir? kayak orang mau meninggal aja?”&lt;br /&gt;“Udahlah itu ngga penting, sekarang jawab pertanyaanku”&lt;br /&gt;“Ehm….maaf aku ngga mencintai kamu” Ucap Sherly sebenarnya ini tak sesuai dengan apa kata hatinya tapi inilah pilihannya untuk menjaga reputasinya sebagai ketua keputrian.&lt;br /&gt;“Apa??Tolong ulangi sekali lagi”&lt;br /&gt;“Aku ngga mencintai kamu, sorry aku harus ke kelas ada yang harus aku kerjakan” kata Sherly sambil melangkah pergi tanpa terasa air mata membasahi pipi mulusnya dan pasti kalian pada nanya gimana dengan Dhika. Ya iyalah pastinya dia patah hati banget padahal dia ngga minta Sherly buwat jadi pacarnya dia Cuma minta Sherly jujur tentang perasaannya ke Dhika itupun ternyata Sherly mengatakan bahwa Ia tidak memiliki perasaan yang sama dengan Dhika. Hati Dhika kini tlah menjadi serpihan-serpihan debu yang entah kan terbang kemana, yang jelas mengikuti arah angin yang ngga jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                            **********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBULAN KEMUDIAN&lt;br /&gt;Udah sebulan ini Sherly tak pernah bertemu atau bahkan melihat Dhika yah mungkin Dhika terlalu patah hati sehingga tak berani menampakkan batang hidungnya di depan Sherly. Sherly sungguh merasa bersalah sekaligus ia juga sangat rindu melihat wajah Dhika.&lt;br /&gt;“Tok..tok…tok..” Suara pintu&lt;br /&gt;Sherly membukanya dan ternyata yang nongol adalah si Viona dan Rio&lt;br /&gt;“Assalamualaikum”&lt;br /&gt;“Walaikum salam”&lt;br /&gt;“Kalian kok pakai pakaian item gini kaya orang mau ngelayat”&lt;br /&gt;“Aku sudah mendengar cerita tentang kamu dan Dhika dari Rio dan sekarang kamu harus ikut aku” kata Viona sedikit memaksa&lt;br /&gt;“Kemana?”&lt;br /&gt;“Ke pemakaman Dhika”&lt;br /&gt;“Hah?? Innalillahi wa innailaihi roji’un”&lt;br /&gt;“Sudah sebulan ini Dhika menghabiskan waktunya di rumah sakit dia terkena Kanker otak stadium akhir dan dia ngga mau kak Sherly tau karna dia ngga pengen ngeliat kak Sherly sedih dan dia yakin kalo kak Sherly mencintai dia” kata Rio dengan raut muka sedih.&lt;br /&gt;Sherly tak bisa berkata apapun seolah mulutnya terkunci. Dia masuk ke mobil Viona dan meluncur ke taman pemakaman Sejahtera tempat dhika hari ini di makamkan.&lt;br /&gt;Setibanya di pemakaman, ternyata Dhika sudah dimakamkan dan semua orang satu persatu tlah meninggalkan kuburan Dhika. Sherly menangis, dia amat sedih bahkan untuk melihat wajah orang yang dia cintai untuk terkahir kalinya pun ia tak bisa.&lt;br /&gt;Di depan pusara Dhika…….&lt;br /&gt;“Aku juga mencintai kamu karena Allah, malaikat hatiku” Ucap Sherly dengan terisak kemudian dia hanya bisa menangis kalo orang bilang kita ngga boleh menangis di depan pusara orang yang kita cintai karena itu akan menghambat jalannya mungkin ini tak berlaku untuk Sherly karena ia tak tau apa yang harus dia lakukan.&lt;br /&gt;Rio dan Viona hanya bisa diam di belakang Sherly.&lt;br /&gt;“Ayo,kita pulang Sherly!!”Ucap Viona kemudian Viona dan Rio melangkahkan kakinya meninggalkan tempat peristirahatan terakhir Dhika&lt;br /&gt;Ketika Sherly berdiri dan membalikkan badan.&lt;br /&gt;“Aku tahu kau mencintaiku, malaikat hatiku” Ucap Dhika tersenyum lebih tepatnya bukan Dhika tapi arwah Dhika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai pembaca ada kalanya Cinta itu harus diungkapkan meski tak harus dengan pacaran karena Islam melarang penganutnya untuk pacaran tapi tak melarang penganutnya untuk mengatakan Cinta yang ada di hatinya dan cintailah seseorang karena Allah dengan begitu Allah akan menjaga kesucian cinta kalian. Ungkapkan cinta itu sebelum semua berakhir!!!!!!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;by : yozhie      &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-1882860911883740758?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/1882860911883740758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=1882860911883740758' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/1882860911883740758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/1882860911883740758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/10/true-story-cinta-si-gadis-buta.html' title='Islam, Cinta dan Takdir'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvDCfWrI6I/AAAAAAAAABg/yqhoaijv4U0/s72-c/images%5B2%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-4094367366628785147</id><published>2008-10-28T21:11:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T21:17:31.905-07:00</updated><title type='text'>Pesan Moral dari Monyet untuk Kita</title><content type='html'>Teman, saya pernah membaca artikel menarik tentang teknik berburu monyet di hutan-hutan Afrika. Caranya begitu unik. Sebab, teknik itu memungkinkan si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup tanpa cedera sedikitpun. Maklum, ordernya memang begitu. Sebab, monyet-monyet itu akan digunakan sebagai hewan percobaan atau binatang sirkus di Amerika.&lt;br /&gt;Cara menangkapnya sederhana saja.&lt;br /&gt;Sang pemburu hanya menggunakan toples berleher panjang dan sempit. Toples itu diisi kacang yang telah diberi aroma. Tujuannya, agar mengundang monyet-monyet datang. Setelah diisi kacang, toples-toples itu ditanam dalam tanah dengan menyisakan mulut toples dibiarkan tanpa tutup.&lt;br /&gt;Para pemburu melakukannya di sore hari. Besoknya, mereka tinggal meringkus monyet-monyet yang tangannya terjebak di dalam botol tak bisa dikeluarkan. Kok, bisa ? Tentu kita sudah tahu jawabnya. Monyet-monyet itu tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples. Mereka mengamati lalu memasukkan tangan untuk mengambil kacang-kacang yang ada di dalam. Tapi karena menggenggam kacang, monyet-monyet itu tidak bisa menarik keluar tangannya. Selama mempertahankan kacang-kacang itu, selama itu pula mereka terjebak. Toples itu terlalu berat untuk diangkat. Jadi, monyet-monyet itu tidak akan dapat pergi ke mana-mana !&lt;br /&gt;Teman, kita mungkin akan tertawa melihat tingkah bodoh monyet-monyet itu. Tapi, tanpa sadar sebenarnya kita mungkin sedang menertawakan diri sendiri. Ya, kadang kita bersikap seperti monyet-monyet itu. Kita sering mengenggam erat-erat setiap pikiran yang mengganjal hati kita layaknya monyet menggenggam kacang. Kita sering mendendam, tak mudah memberi maaf, tak mudah melepaskan maaf. Mulut mungkin berkata ikhlas, tapi bara amarah masih ada di dalam dada. Kita tak pernah bisa melepasnya. Bahkan, kita bertindak begitu bodoh, membawa “toples-toples” itu ke mana pun kita pergi. Dengan beban berat itu, kita berusaha untuk terus berjalan. Tanpa sadar, kita sebenarnya sedang terperangkap penyakit pikiran dan hati yang akut.&lt;br /&gt;Teman, sebenarya monyet-monyet itu bisa bebas dan selamat jika mau membuka genggaman tangannya. Dan, kita pun akan terbebas dari pikiran yang mengganjal dan penyakit hati jika sebelum tidur kita mau melepaskan semua pikiran yang mengganjal dan “rasa tidak enak” terhadap siapapun yang berinteraksi dengan kita. Dengan begitu kita akan mendapati hari esok begitu cerah dan menghadapinya dengan senyum…. Jadi, kenapa kita tetap menggenggam pikiran yang mengganjal dan juga perasan tidak enak itu ? - (-OcH13-)&lt;a title="stupidmonkey.gif" href="http://www.reflection4us.com/wp-content/uploads/2008/08/stupidmonkey.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-4094367366628785147?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/4094367366628785147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=4094367366628785147' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/4094367366628785147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/4094367366628785147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/10/pesan-moral-dari-monyet-untuk-kita.html' title='Pesan Moral dari Monyet untuk Kita'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-6183298075945043571</id><published>2008-10-28T21:09:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T21:10:53.887-07:00</updated><title type='text'>Rahasia Kebahagiaan dalam 2 Tetes Minyak</title><content type='html'>Seorang pemilik toko menyuruh anaknya pergi mencari rahasia kebahagiaan dari orang paling bijaksana di dunia. Anak itu melintasi padang pasir selama empat puluh hari, dan akhirnya tiba di sebuah kastil yang indah, jauh tinggi di puncak gunung. Di sanalah orang bijak itu tinggal.&lt;br /&gt;“Namun ketika dia memasuki aula kastil itu, si anak muda bukannya menemukan orang bijak tersebut, melainkan melihat kesibukan besar di dalamnya: para pedangang berlalu-lalang, orang-orang bercakap-cakap di sudut-sudut, ada orkestra kecil sedang memainkan musik lembut dan ada meja yang penuh dengan piring- piring berisi makanan-makanan paling enak di belahan dunia tersebut. Si orang bijak berbicara dengan setiap orang dan anak muda itu harus menunggu selama dua jam. Setelah itu, barulah tiba gilirannya.&lt;br /&gt;“Si orang bijak mendengarkan dengan seksama saat anak muda itu menjelaskan maksud kedatangannya, namun dia mengatakan sedang tidak punya waktu untuk menjelaskan rahasia kebahagiaan. dia menyarankan anak muda itu melihat-lihat sekeliling istana, dan kembali kesini dua jam lagi.&lt;br /&gt;“Sementara itu, aku punya tugas untukmu,’kata si orang bijak.Diberikannya pada si anak muda sendok teh berisi dua tetes minyak.‘Sambil kau berjalan-jalan bawa sendok ini, tapi jangan sampai minyaknya tumpah.’&lt;br /&gt;“Anak muda itu pun mulai berkeliling- keliling naik turun sekian banyak tangga istana,sambil matanya tertuju pada sendok yang dibawanya.Setelah dua jam, dia kembali ke ruangan tempat orang bijak itu berada.&lt;br /&gt;“Nah,’kata si orang bijak,’apakah kau melihat tapestri-tapestri Persia yang tergantungdi ruang makanku? Bagaimana dengan taman hasil karya ahli taman yang menghabiskansepuluh tahun untuk menciptakannya? Apa kau juga melihat perkamen-perkamen indah diperpustakaanku? ‘&lt;br /&gt;“Anak muda itu merasa malu. Dia mengakui bahwa dia tidak sempat melihat apa-apa. Diaterlalu terfokus pada usaha menjaga minyak di sendok itu supaya tidak tumpah.&lt;br /&gt;“Kalau begitu, pergilah lagi berjalan-jalan, dan nikmatilah keindahan- keindahanistanaku,’kata si orang bijak. ‘Tak mungkin kau bisa mempercayai seseorang, kalau kautidak mengenal rumahnya.’&lt;br /&gt;“Merasa lega, anak muda itu mengambil sendoknya dan kembali menjelajahi istanatersebut, kali ini dia mengamati semua karya seni di langit-langit dan tembok-tembok.Dia menikmati taman-taman, gunung- gunung di sekelilingnya, keindahan bunga-bunga, sertacita rasa yang terpancar dari segala sesuatu di sana. Ketika kembali menghadap orangbijak itu, diceritaknnya dengan mendetail segala pemandangan yang telah dilihatnya.&lt;br /&gt;‘Tapi di mana tetes-tetes minyak yang kupercayakan padamu itu?’ tanya si orang bijak.&lt;br /&gt;“Si anak muda memandang sendok di tangannya, dan menyadari dua tetes minyak itu sudahtidak ada.&lt;br /&gt;“Nah, hanya ada satu nasihat yang bisa kuberikan untukmu,’kata orang paling bijakitu. ‘Rahasia kebahagiaan adalah dengan menikmati segala hal menakjubkan di dunia ini,tanpa pernah melupakan tetes-tetes minyak di sendokmu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-6183298075945043571?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/6183298075945043571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=6183298075945043571' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/6183298075945043571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/6183298075945043571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/10/rahasia-kebahagiaan-dalam-2-tetes.html' title='Rahasia Kebahagiaan dalam 2 Tetes Minyak'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4149054084680014530.post-7350560983334270782</id><published>2008-10-28T20:43:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T20:44:58.458-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musim salju'/><title type='text'>tHe Lover's of short StoriEs</title><content type='html'>aKhirnya.........setelah seKian lama....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4149054084680014530-7350560983334270782?l=yossimeida.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yossimeida.blogspot.com/feeds/7350560983334270782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4149054084680014530&amp;postID=7350560983334270782' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/7350560983334270782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4149054084680014530/posts/default/7350560983334270782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yossimeida.blogspot.com/2008/10/lovers-of-short-stories.html' title='tHe Lover&apos;s of short StoriEs'/><author><name>yossimeida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13739021737122802168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_HlKpziDrPKc/SRvAsfFwv9I/AAAAAAAAABI/DWhUV7nkUYY/S220/Ih....jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
